Jetstar Naikkan Biaya Penerbangan Internasional dengan Bayi



Maskapai Jetstar menaikkan biaya penerbangan internasional dengan bayi sekaligus menambahkan biaya baru untuk penumpang dewasa yang membawa bayi dalam penerbangan domestik di Australia. Penerapan biaya ini diberlakukan Senin (15/5) dan diperuntukkan bagi penumpang dewasa yang membawa anak-anak berusia di bawah dua tahun.

Maskapai ini memberi biaya sekitar 30 dolar AS (atau setara Rp 300 ribu) pada orang tua yang melakukan penerbangan domestik Jetstar di Australia untuk menempatkan bayi mereka di pangkuan, dan biaya 50 dolar AS (atau setara Rp 500 ribu) untuk penerbangan Trans-Tasmania atau penerbangan internasional. Selain itu ada biaya tambahan mulai dari 40 hingga 50 dolar AS (atau setara Rp 400-500 ribu) untuk perjalanan internasional dengan membawa bayi.

Biaya tambahan penerbangan domestik di Australia yang dikeluarkan Jetstar ini serupa dengan biaya 30 dolar AS (atau setara Rp 300 ribu) dari maskapai Tigerair untuk bayi yang bepergian dengan dipangku orang tuanya. Berbeda dengan Qantas dan Virgin Australia, yang tidak mengenakan biaya tambahan untuk bayi dalam penerbangan domestik mereka.

Biaya tambahan yang dikeluarkan Jetstar mencakup keseluruhan perjalanan satu arah -seperti penerbangan dari Hobart transit di Melbourne hingga destinasi terakhir ke Gold Coast -tak seperti Tigerair, yang mengenakan biaya tambahan itu pada tiap penerbangan dalam perjalanan satu arah. Qantas dan Virgin Australia tidak mengenakan biaya apa pun untuk bayi (0-23 bulan) dalam penerbangan domestik mereka.

Menurut Juru bicara Jetstar, dengan biaya baru tersebut memungkinkan barang bawaan bayi yang besar -seperti kereta bayi, keranjang bayi, kursi makan tinggi dan tempat tidur portabel -hingga sebanyak 4 item untuk diangkut. Ini merupakan bonus yang tidak ditawarkan oleh maskapai lain.

“Seperti barang-barang besar lainnya, ada penanganan manual tambahan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk barang-barang bayi yang besar seperti kereta bayi,” sebutnya.

Kenaikan 10 dolar AS (atau setara Rp 100 ribu) untuk biaya penerbangan internasional juga merupakan kenaikan pertama sejak 2010. “Kami tahu biaya dan tarif bisa jadi tak populer, namun memberi para penumpang pilihan dan mengenakan biaya terhadap setiap penumpang atas barang apa yang sebenarnya mereka butuhkan, membantu kami untuk menawarkan tarif serendah mungkin, setiap hari,” kata juru bicara Jetstar.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indoaviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply