Jajaran Eksekutif AirAsia India Ramai-Ramai Eksodus Keluar



Maskapai penerbangan berbiaya rendah AirAsia India telah beroperasi sekitar satu setengah tahun lalu. Sejak peluncuran penerbangan perdana, perusahaan masih mengalami kerugian yang tidak sedikit. Hal itu kemudian diperparah dengan banyaknya jajarak eksekutif yang eksodus keluar dari perusahaan baru-baru ini.

Seperti dilansir Livemint, pada Januari 2014, AirAsia India mengajukan proposal kepada pemerintah India, termasuk di dalamnya terdapat 20 nama yang mengisi manajemen perusahaan di bawah pimpinan Mittu Chandilya yang berperan sebagai managing director. Akan tetapi, sudah ada lebih dari 12 orang yang mengundurkan diri keluar dari perusahaan. Tiga orang di antaranya mengisi pos-pos penting, seperti di bagian keuangan, komersial, dan operasional penerbangan.

Banyaknya jajaran eksekutif yang keluar dari perusahaan itu menimbulkan tanda tanya. Apalagi saat ini AirAsia India sedang dalam proses ekspansi serta berupaya keluar dari jerat kerugian. Tentu saja hal ini merugikan bagi perusahaan lantaran jajaran eksekutif eksodus ke maskapai penerbangan lain yang menjadi pesaing, sehingga untuk mendapatkan talenta-talenta baru membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Salah seorang eksekutif yang sudah keluar dari AirAsia India baru-baru ini namun enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa gaya manajemen yang diterapkan di AirAsia India sangat tidak kondusif bagi orang-orang profesional yang ingin bekerja dengan mereka. “Tidak ada akuntabilitas, tidak ada struktur,” keluh dia.

Foto: Bangalore Aviation

Be the first to comment

Leave a Reply