Inilah Tugas-tugas yang Dilakukan Aviation Security



Di setiap bandar udara, baik yang dikelola oleh Angkasa Pura I, Angkasa Pura II maupun di bawah Kementeria Perhubungan, terdapat personel-personel yang tugasnya yaitu menjaga keamanan bandar udara, baik di sisi darat (landside) seperti terminal bandar udara, maupun di sisi udara (airside), seperti landasan pacu (runway), apron dan taxiway. Personel ini dikenal sebagai Aviation Security (Avsec).

Direktur Keamanan Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara, M Nasir Usman mengatakan, terdapat tiga tingkatan personel Avsec. “Satu Basic Avsec. Kedua, Junior Avsec. Dan ketiga Senior Avsec,” kata Nasir dalam sebuah wawancara di kantornya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (25/4).

Menurut Nasir, untuk Basic Avsec memiliki tugas yaitu untuk melihat profiling seseorang. “Yang tugasnya memeriksa orang secara manual. Memerika tubuh, melihat wajahnya, apakah ada sesuatu yang mencurigakan atau tidak, pemeriksaan dari kaki sampai ke atas, itu Basic (Avsec),” jelas Nasir.

Sedangkan Junior Avsec memiliki tugas yaitu mengoperasikan perangkat X-Ray dan memantaunya di monitor. “Minimal dia punya sertifikat Junior Avsec,” kata Nasir.

Nasir juga menjelaskan, Senior Avsec bertugas sebagai supervisor, yaitu mengawasi cara kerja para avsec secara keseluruhan. “Jadi ketiga kualifikasi itu di setiap bandar udara pasti ada,” sebut Nasir.

Untuk menjadi seorang Avsec, Nasir menjelaskan harus dilihat secara signifikan background check-nya. Seperti apakah ada criminal record yang pernah dilakukan sebelumnya. “Nanti dia ikut pendidikan kelembagaan training avsec yang sudah disertifikasi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Jadi persyaratannya itu harus dilalui,” jelas Nasir.

“Karena dalam UU No. 1 Tahun 2009 menyatakan, ‘Setiap personel penerbangan wajib memiliki Surat Kecakapan Personel’, dan didapatkan setelah mengikuti pendidikan,” tutup Nasir.

Foto: sultaniskandarmuda-airport.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply