Inilah Fitur-Fitur Aplikasi Indonesia Airports Dari AP II



PT Angkasa Pura II (Persero) meluncurkan aplikasi Indonesia Airports, bertepatan dengan digelarnya seminar dengan tema “Kebangkitan Bandara Digital Indonesia” yang diselenggarakan di Kantor Pusat Angkasa Pura II, Tangerang, Sabtu (20/5). Aplikasi yang didesain khusus untuk membantu travellers agar dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya di bandara-bandara Angkasa Pura II.

Indonesia Airports hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat luas akan aplikasi di smartphone yang kini telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Berawal dari smartphone berbasis android, kini aplikasi ini sudah dapat diunduh di handphone berbasis iOS dengan total pengguna saat ini 2.305 pengguna iOS dan sebanyak lebih dari 15.000 untuk pengguna Android.

“Jadi kalau hari ini kita meluncurkan satu aplikasi Indonesia Airports, itu adalah connective content, melengkapi smart infrastructure pertama yang kami sampaikan. Nah, connective content ini kita akan banyak dan berharap kolaborasi dari seluruh stakeholder di bandara,” ujar President Director AP II, Muhammad Awaluddin usai menjadi pembicara pada acara seminar, Sabtu (20/5).

“Kita juga meng-upgrade infrastruktur di dalam terminal untuk pelayanan passengers, pelayanan visitors, dan layanan security maupun layanan-layanan lainya, dan terakhir menambah dan mengembangkan apa yang disebut smart infrastructure di sisi landside. Karena di situ ada layanan taksi, ada layanan kargo, dan layanan-layanan lainnya,” tambah Awaluddin.

Awaluddin menjelaskan, Ada konten yang berkaitan dari maskapai, ada yg terkait dengan konten-konten yang bisa diintegrasikan dengan air navigation. Ada juga konten-konten dari pengelola airport sendiri.

“Kami sebagai airport operator punya konten-konten yang secara digital bisa diintegrasikan, yang di atas open platform yang secara terbuka dan bisa mensinergikan semua,” papar Awaluddin.

Awaluddin menyebutkan, pihaknya tidak bisa berdiri sendiri karena airport masa depan, airport yang terdigitalisasi, airport yang terkoneksi, konsep airport masa depan adalah airport yang terkoneksi, yang lebih civilize dan memberikan kenyamanan dan kecepatan dalam pelayanan.

Seminar ini, papar Awaluddin, juga sebenarnya membangun kepentingan dengan konteks membangun digital airport atau smart airport. “Yaitu membentuk digital society, jadi society yang terbentuk bukan hanya kami operator bandara, menyiapkan berbagai infrastruktur maupun konten, tapi yang dipakai oleh internal airport operator saja, tidak bisa begitu, kita juga mensosialisasikan itu. Kita harus mengedukasi publik,” jelas Awaluddin.

Awaluddin menjelaskan, dari layanan-layanan yang berbasis konvensional menjadi sudah menggunakan konten berbasis teknologi informasi. Selain itu, flight informations system sudah bisa menggunakan via Indonesia Airports apps.

“Layanan untuk antrian taksi juga sudah bisa. Menunggu bagasi, nanti juga bisa memonitor bagaimana layanan-layanan di sisi udara. ‘Garbarata saya nanti akan dapat di gate berapa’, kemudian ‘layanan bagasi saya bisa saya tunggu dalam berapa menit’. Itu semua sebenarnya bisa terkoneksi,” tutup Awaluddin.

Foto: Fikri Izzudin Noor / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply