Ini Lho Alasan Kementerian Perhubungan Tolak Bandara Lebak…



Kementerian Perhubungan secara resmi menolak rencana pembangunan Bandara Lebak, Banten, yang diajukan oleh Lion Group dan PT Maja Raya Indah Semesta (MRIS). Kementerian Perhubungan menyebut lokasi Bandara Lebak tidak memenuhi standar kelaikan untuk operasional bandara.

Direktur Bandar Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan bahwa ada tujuh aspek yang harus dipenuhi dalam pembangunan sebuah bandara. “Aspek pertama yaitu aspek sosial. Kedua adalah aspek operasional. Ketiga adalah aspek angkutan udara, kemudian keempat adalah aspek lingkungan. Kelima, aspek pengembangan wilayah. Keenam adalah aspek ekonomi dan finansial, lalu yang ketujuh adalah aspek technical,” tutur Agus.

Menurut Agus, Bandara Lebak tidak bisa memenuhi aspek operasional. Alasannya, jika Bandara Lebak beroperasi maka akan mengganggu ruang udara bandara-bandara lain di sekitarnya. Pasalnya area udara bandara itu akan memotong sebagian aerodrome traffic zone (ATZ). Selain itu, ruang udara bandara Lebak juga berimpit zona kontrol (control traffic region/CTR), dan overlap dengan beberapa area pelatihan Bandara Budiarto Curug yang digunakan oleh Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI).

Agus mengungkapkan, Kementerian Perhubungan menolak rencana pembangunan Bandara Lebak setelah melakukan rapat bersama dengan AirNav Indonesia dan MRIS pada 7 Juli 2015, 12 Agustus 2015, 15 Agustus 2015, 22 September 2015, 6 November 2015, dan 12 November 2015. Penolakan itu kemudian disampaikan kepada MRIS melalui surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU 101/3/15/DRJU.DBU.2015 kepada Direktur Utama MRIS yang ditandatangani Suprasetyo selaku Direktur Jenderal Perhubungan Udara pada 13 November 2015 lalu. “Berdasarkan surat bernomor tersebut dinyatakan bahwa kelayakan lokasi bandar udara (Lebak) tidak bisa diberikan oleh Dirjen Perhubungan Udara,” ujar Agus.

Foto: Maherda Ekananda/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply