Indonesia AirAsia Berencana Terbitkan Obligasi untuk Tambah Modal



Indonesia AirAsia masuk dalam daftar 13 maskapai penerbangan yang memiliki ekuitas negatif oleh Kementerian Perhubungan. Jika tidak segera mendapatkan tambahan modal, izin maskapai penerbangan ini terancam dicabut oleh Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan memberikan batasan waktu kepada 13 maskapai penerbangan dengan ekuitas negatif untuk memberikan tambahan modal hingga 31 Juli 2015. Namun, Kementerian Perhubungan kemudian memberikan kelonggaran atau waktu tambahan selama dua bulan.

Presiden Direktur Indonesia AirAsia Sunu Widyatmoko mengatakan bahwa salah satu upaya yang akan dilakukan perusahaan agar bisa mendapatkan tambahan modal adalah dengan menerbitkan surat utang atau obligasi. “Kami memang berencana untuk penerbitkan obligasi guna menggalang pendanaan,” ucap Sunu.

Meskipun demikian, Sunu juga mengungkapkan bahwa para pemegang saham Indonesia AirAsia sudah berkomitmen memberikan suntikan dana, terutama pemegang saham dari dalam negeri. Saat ini 51 persen saham Indonesia AirAsia dikuasai oleh Fersindo Nusaperkasa, sedangkan 49 persen sisanya dimiliki oleh AirAsia Berhad asal Malaysia.

Foto: Achdiyatma Reza/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply