Indonesia AirAsia Bakal Merger dengan Indonesia AirAsia X



Maskapai penerbangan berbiaya rendah Indonesia AirAsia dikabarkan akan melakukan merger dengan saudaranya yang masih menjadi bagian dari AirAsia Group, yakni Indonesia AirAsia X. Langkah itu dilakukan Indonesia AirAsia untuk menghindari ancaman pembekuan izin dari Kementerian Perhubungan lantaran memiliki ekuitas negatif.

Kabar mengenai rencana Indonesia AirAsia yang akan bergabung menjadi satu entitas dengan Indonesia AirAsia X diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo. Dengan langkah itu, ekuitas negatif Indonesia AirAsia akan berubah menjadi positif. “Indonesia AirAsia merger dengan adiknya,” ujar Suprasetyo seperti dilansir Tempo.

Menurut Suprasetyo, rencana merger itu sudah diungkapkan oleh manajemen perusahaan kepada Kementerian Perhubungan. Selain itu, Indonesia AirAsia sudah memberikan penjelasan mengenai kondisi perusahaan saat ini. Selanjutnya, Kementerian Perhubungan bersama dengan manajemen Indonesia AirAsia akan segera memproses rencana merger tersebut. “Kalau mereka kerja dengan cepat, kami layani dengan cepat,” ujarnya.

Seperti diketahui, Indonesia AirAsia masuk dalam daftar 13 maskapai penerbangan yang memiliki ekuitas negatif. Jika tidak segera mendapatkan suntikan modal, izin usaha Indonesia AirAsia akan dibekukan oleh Kementerian Perhubungan. Di lain pihak, Indonesia AirAsia X dibangun untuk menjadi maskapai penerbangan berbiaya rendah dengan fokus melayani rute jarak menengah hingga jarak jauh. Namun, izin usaha Indonesia AirAsia X juga mendapatkan ancaman pembekuan karena belum bisa memenuhi aturan mengenai kepemilikan dan pengoperasian pesawat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan, di mana maskapai penerbangan niaga berjadwal wajib mengoperasikan minimal 10 pesawat yang terdiri dari minimal lima pesawat berstatus milik dan lima pesawat lainnya boleh berstatus sewa. Merger antara kedua perusahaan ini diprediksi bisa menghindari ancaman pembekuan izin usaha. Kini sebagian pesawat Indonesia AirAsia juga sudah dialihkan ke Indonesia AirAsia X.

Chief Executive Officer Indonesia AirAsia X Dandy Kurniawan enggan berkomentar banyak mengenai rencana merger antara Indonesia AirAsia dan Indonesia AirAsia X. Dia pun lebih memilih menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Perhubungan. “Saya nggak mau mendahului,” kata dia.

Foto: Leonardo Kosasih/PhotoV2.com for Indo-Aviation.comĀ 

Be the first to comment

Leave a Reply