INACA Nilai Rencana Kenaikan Tarif PSC Bandara Tidak Tepat



Angkasa Pura II, pengelola sejumlah bandara yang berada di wilayah Indonesia bagian barat, berencana menaikkan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) di sejumlah bandara yang dikelolanya. Namun, langkah ini dinilai kurang tepat dilakukan dalam kondisi perekonomian Indonesia yang sedang melemah.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Tengku Burhanudin mengatatakan bahwa kenaikan tarif PSC hanya akan semakin menambah beban penumpang transportasi udara. “Kurang tepat karena ini akan menambah beban penumpang angkutan udara,” ujarnya.

Menurut Tengku, jika Angkasa Pura II benar-benar merealisasikan rencana kenaikan tarif PSC, maka jumlah penumpang angkutan udara diprediksi akan mengalami penurunan. Selain itu, kenaikan tarif PSC juga akan mengganggu kinerja keuangan maskapai penerbangan. Apalagi sekarang nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami pelemahan hingga menembus level di atas Rp 14.000 per dolar Amerika Serikat.

Seperti diketahui, sebagian besar biaya pengeluaran maskapai penerbangan dikeluarkan dalam bentuk mata uang dolar Amerika Serikat, sedangkan pendapatan maskapai penerbangan domestik sebagian besar dalam bentuk rupiah. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat setidaknya akan menaikkan komponen biaya maskapai penerbangan dalam bentuk dolar Amerika Serikat hingga 15 persen.

Sementara itu, Chief Executive Officer Cardig Air Boyke P. Soebroto juga mengaku tidak setuju jika Angkasa Pura II menaikkan tarif PSC di sejumlah bandara. Dia menyarankan Angkasa Pura II lebih dahulu memperbaiki fasilitas bandara sebelum menaikkan tarif PSC. “Saya kira seharusnya tingkatkan dulu pelayanannya sehingga ada apresiasi dari para penumpang angkutan udara. Tetapi, Angkasa Pura II justru mencari jalan mudah untuk menaikkan pendapatannya, melalui PSC ini,” katanya.

Foto: Tri Setyo Wijanarko/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply