Imbas Kabut Asap, Garuda Indonesia Rugi US$ 8 Juta



Kabut asap karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Indonesia telah mengacaukan industri penerbangan. Dalam dua bulan terakhir banyak penerbangan yang terpaksa ditunda ataupun dibatalkan keberangkatannya lantaran jarak pandang yang minim akibat dampak dari kabut asap.

Salah satu maskapai penerbangan yang terkena dampak kabut asap adalah Garuda Indonesia. Bahkan maskapai penerbangan nasional Indonesia itu mengklaim telah mengalami kerugian sebesar US$ 8 juta dalam waktu dua bulan terakhir. “Jadi memang kontribusi terganggunya asap kemarin mulai September hingga Oktober, kita kehilangan sekitar US$ 8 juta,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo.

Menurut Arif, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan telah membuat 120.000 calon penumpang Garuda Indonesia membatalkan penerbangannya. Sementara itu, kebakaran serupa yang terjadi di wilayah Timika, Papua, tidak berdampak signifikan terhadap perusahaan. “Mudah-mudahan dengan hujan lebat yang turun akhir-akhir ini bisa segera menghentikan hal tersebut. Yang terakhir kan ada Timika, itu sempat mengganggu kita juga,” paparnya.

Foto: Leonardo Kosasih/PhotoV2.com for Indo-Aviation.comĀ 

Be the first to comment

Leave a Reply