Hari Kebangkitan Nasional, AP II Gelar Seminar “Kebangkitan Bandara Digital Indonesia”



Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, PT Angkasa Pura II (Persero) menyelenggarakan Seminar dengan tema “Kebangkitan Bandara Digital Indonesia”. Seminar ini dilaksanakan dengan mengusung pendekatan Penta Helix yaitu melibatkan ABCGM yang terdiri dari Academia, Business, Community, Government, and Media denga tujuan untuk mencari solusi dan format tentang Resources Collaboration Model, Operation Platform Model, dan Infrastructure Sharing Model.

Seminar ini terbagi dalam dua sesi dimana Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka seminar sekaligus bertindak sebagai Keynote Speaker dan kemudian pada sesi-sesi berikutnya seminar dimulai dengan mengundang para panelis handal di bidangnya antara lain yaitu Direktur Marketing & Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati, Direktur Niaga Citilink Indonesia Andy Adrian F, Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan Bintang Hidayat, Staff Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur Judi Rifajantoro, Guru Besar ITB Suhono Harso Supangkat, Jurnalis Kompas.com Wahyu Adityo Projo, Travel Blogger Dinni Septianingrum serta Travel Blogger Febrian.

”Resource Collaboration yang menjadi tema dalam sesi pertama seminar ini merupakan upaya kerjasama atau kolaborasi sumber daya dari pihak terkait dalam suatu supply chain yang tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan experience dari pelanggan di bandara,” ujar President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin di Kantor Pusat AP II, Tangerang, Sabtu (20/5).

“Kami mengharapkan berbagai pihak untuk terlibat dalam peningkatan pelayanan yang lebih baik kepada penumpang dan tidak saling ‘melempar’ tanggung jawab ke pihak-pihak tertentu karena kita semua adalah kesatuan dalam melakukan pelayanan di bandara,” tambah Awaluddin.

Masing-masing panelis ABCGM dalam seminar ini diharapkan dapat memberikan masukan dan saran untuk tindaklanjut dalam mendukung upaya AP II mengembangkan bandara digital di Indonesia. Dari sisi Akademisi (Academia) diharapkan dapat memberikan input bagaimana memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dan merekrut talent-talent terbaik untuk mendukung perkembangan bandara digital. Kemudian partner bisnis (Business) dapat memberikan saran bagaimana mengembangkan infrstruktur ICT bandara, mengefisiensikan proses bisnis, mengembangkan produk digital bandara, dan bagaimana menghasilkan strategic partnership terkait dengan perangkat jaringan, aplikasi, big data, dan lain-lain.

Selain itu Komunitas (Community) diharapkan dapat memberikan masukan yang mampu mengakselerasi penerimaan proses tranformasi digital sekaligus sebagai penghubung antar seluruh stakeholder. Peran pemerintah (Government) sebagai regulator dapat memberikan masukan dan dukungan dalam hal penyediaan regulasi, deregulasi, infrastruktur, dan sertifikasi operasional untuk mendukung pengembangan bandara digital. Terakhir, peran penting Media sebagai expander dapat memberikan dukungan dalam membangun awareness publik serta mengedukasi masyarakat secara luas terhadap implementasi bandara digital.

Pada kesempatan yang sama, dalam seminar ini AP II juga akan meluncurkan secara resmi aplikasi Indonesia Airports. Aplikasi yang didesain khusus untuk membantu travellers agar dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya di bandara-bandara Angkasa Pura II.

Indonesia Airports hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat luas akan aplikasi di smartphone yang kini telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Berawal dari smartphone berbasis android, kini aplikasi ini sudah dapat diunduh di handphone berbasis iOS dengan total pengguna saat ini 2.305 pengguna iOS dan sebanyak lebih dari 15.000 untuk pengguna Android.

Foto: Fikri Izzudin Noor / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply