Hanggar Keempat GMF AeroAsia Dibangun Selama Dua Tahun



Anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak dalam bidang perawatan dan perbaikan pesawat, Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, barusaja meresmikan hanggar keempatnya yang berlokasi di kawasan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pada 28 September 2015. Hanggar ini diklaim sebagai hanggar pesawat narrowbody terbesar di dunia karena mampu menampung hingga 16 pesawat.

Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, pembangunan hanggar terbaru GMF AeroAsia ini memerlukan waktu selama dua tahun. Pembangunan hanggar sudah dimulai sejak 2013 dan selesai pada 2015. “Hanggar mulai dibangun pada tahun 2013,” tutur Arif.

Menurut Arif, pembangunan hanggar ini merupakan sinergi dari beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Proyek pembangunan dilakukan oleh Wijaya Karya (WIKA), pendanaan berasal dari Bank Negara Indonesia (BNI), dan hanggar itu sendiri dioperasikan oleh GMF AeroAsia. “Ini merupakan karya dan seluruh pengerjaannya dilakukan lewat sinergi BUMN, dibangun Wijaya Karya, dibiayai BNI, dan dioperasikan GMF AeroAsia,” papar dia.

Arif menambahkan, hanggar terbaru milik GMF AeroAsia ini berbeda dengan tiga hanggar sebelumnya. Pasalnya, fasilitas dan gedung hanggar keempat mengadopsi konsep ramah lingkungan, termasuk penggunaan kendaraan listrik untuk mobilitas karyawan di hanggar. “Hanggar keempat ini ramah lingkungan dan berbeda dengan hanggar-hanggar lain milik kita,” katanya.

Foto: Istimewa 

Be the first to comment

Leave a Reply