Hadapi Pelemahan Rupiah, Garuda Indonesia Berhemat



Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus mengalami pelemahan hingga menembus angka di atas Rp 14.000. Kondisi ini tentu saja mengganggu para pelaku bisnis, tidak terkecuali bisnis penerbangan yang digeluti oleh maskapai Garuda Indonesia. Seperti diketahui, sebagian besar biaya maskapai penerbangan dikeluarkan dalam bentuk mata uang dolar Amerika Serikat, sehingga pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sangat mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan.

Garuda Indonesia mengaku sudah menyiapkan berbagai macam strategi dalam menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, salah satu cara yang akan dilakukan adalah dengan menghemat biaya-biaya yang kurang maksimal dalam memberikan pendapatan kepada perusahaan. “Ini sudah kita lakukan sejak awal tahun, dan hasilnya positif. Kita akan terus lakukan ini,” kata Arif.

Hingga April 2014, Garuda Indonesia mampu menghemat biaya di luar bahan bakar sebesar US$ 40 juta dari target penghematan selama satu tahun sebesar US$ 198 juta. Penghematan yang dilakukan antara lain dalam hal pemakaian pesawat dan beberapa peralatan operasional, serta mengurangi aktivitas yang dianggap kurang memberikan efek maksimal ke perusahaan. “Terutama sponsorship yang tidak create, itu kami tahan tidak spending dulu. Kalau hanya brand awareness itu tidak, kita mainkan langsung yang selling,” ujarnya.

Selain itu, upaya yang dilakukan Garuda Indonesia adalah dengan lindung nilai (hedging) melalui skema cross currency swap. Transaksi ini dilakukan dengan berbagai macam bank seperti Bank Internasional Indonesia (BII), Bank Mega, Bank ANZ Indonesia, dan Standard Chartered Bank Indonesia. Adapun nilai hedging yang dilakukan oleh Garuda Indonesia sebesar Rp 1 triliun. “Antisipasi itu kita ada US$ 20-50 juta per bulan lakukan transaksi forward, sudah kita lakukan dari awal tahun. Semacam kita beli dolar di awal,” tutur Arif.

Foto: Yulianus Liteni/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply