GMF AeroAsia Tahun Ini Targetkan Pendapatan US$ 300 Juta



Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia pada tahun ini menargetkan pendapatan sebesar US$ 300 juta. Anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak dalam bidang perawatan dan perbaikan pesawat itu yakin target akan tercapai dengan dukungan pengoperasian hanggar keempat yang diresmikan pada 28 September 2015 lalu.

Direktur Utama GMF AeroAsia Richard Budihadianto mengatakan bahwa pendapatan perusahaan pada semester pertama tahun ini sudah mencapai US$ 199 juta. “Untuk pendapatan, hingga akhir tahun ditargetkan US$ 300 juta. Pada semester pertama lalu sudah US$ 199 juta, laba bersihnya US$ 17 juta. Pendapatan tahun depan mudah-mudahan naik 30 persen,” ungkap Richard.

Menurut Richard, pendapatan GMF AeroAsia pada tahun ini cukup seimbang antara perawatan pesawat narrowbody dan pesawat widebody. “Komposisi pendapatan besarannya hampir sama. Karena satu pesawat widebody sama dengan empat pesawat narrowbody. Nominalnya mungkin untuk perawatan berat sekitar US$ 120 juta. Jadi hampir 50:50,” imbuhnya.

Foto: Didik Sudiarto Saleh/PhotoV2.com for Indo-Aviation.comĀ 

Be the first to comment

Leave a Reply