GMF AeroAsia Segera Melantai di BEI



Teknisi sedang bekerja di GMF AeroAsia. Foto: fb.com/gmfaero

Rencana Initial Public Offering (IPO) PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk. (GMF AeroAsia) telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per tanggal 29 September 2017 untuk menjadi perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam IPO tersebut GMF akan menawarkan saham sebanyak 2.823.351.100 lembar saham yang keseluruhannya merupakan saham baru atau sebanyak 10% persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor GMF setelah IPO.

Sementara itu, total saham yang ditawarkan pada rencana awal adalah sebanyak-banyaknya sebesar 10.890.068.700 lembar saham yang keseluruhannya merupakan saham baru, atau setara dengan sebanyak-banyaknya sebesar 30% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor perusahaan setelah IPO, dengan komposisi 20% untuk publik dan 10% untuk investor strategis.

Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto mengatakan bahwa dengan mempertimbangkan animo dari calon investor baik publik maupun investor strategis selama masa book-building, dan untuk mengoptimalkan nilai perusahaan, maka GMF memutuskan untuk melepas saham dengan komposisi 10% untuk publik pada saat IPO dan 20% untuk investor strategis pasca IPO.

“Kami yakin dan optimis ini adalah langkah terbaik untuk meningkatkan nilai perusahaan serta memberikan kontribusi lebih bagi Indonesia,” kata Iwan. Iwan juga menambahkan bahwa dalam aksi korporasi yang dilakukan ini, GMF berkomitmen untuk berkontribusi pada perekonomian bangsa. Dengan melepaskan saham perusahaan, rencana ekspansi akan lebih cepat berjalan.

“Kami akan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak, memberi nilai tambah bagi pemegang saham, serta membayar pajak lebih banyak. Kami akan berusaha maksimal untuk terus mendukung perekonomian Indonesia,” kata Iwan.

GMF telah menunjuk empat penjamin pelaksana emisi atau Joint Lead Underwriters, yaitu PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Bersama dengan Joint Lead Underwriters, GMF menetapkan harga penawaran saham perdana perseroan sebesar Rp 400,- per saham.

Masa penawaran untuk publik GMF AeroAsia akan berlangsung esok tanggal 2, 3, dan 4 Oktober 2017, dengan membuka gerai di kantor Biro Administrasi Efek Datindo Entrycom yang terletak di Jl. Hayam Wuruk No. 28 lantai 2 Jakarta Pusat.

Be the first to comment

Leave a Reply