Garuda Takut Nilai Tukar Rupiah Anjlok Hingga Rp 16.000 per Dolar AS



Terus menurunnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tentu menjadi perhatian bagi maskapai penerbangan domestik, tidak terkecuali bagi Garuda Indonesia. Kini rupiah diperdagangkan pada angka di atas Rp 14.000 per dolar Amerika Serikat. Garuda Indonesia pun khawatir jika angka itu terus melonjak hingga mencapai Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat.

Direktur Utama Garuda Indonesia berharap agar nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak anjlok terus-menerus. Namun, Garuda Indonesia tetap menyiapkan strategi dalam menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Ameriak Serikat. “Kami sudah punya stress test sampai Rp 16.000 ya, kami sangat khawatirkan mudah-mudahan jangan sampai (Rp 16.000). Tentu kami akan lakukan beberapa strategi, yang cukup fundamental kalau itu (nilai tukar rupiah) bergerak terus, yang jelas kita mudah-mudahan masih bisa,” ujar Arif.

Meskipun sudah mempersiapkan berbagai macam strategi, Arif berharap nilai tukar rupiah tetap berada di bawah Rp 14.000 per dolar Amerika Serikat. Dia mengatakan nilai tukar rupiah Rp 13.500 per dolar Amerika Serikat saja sudah sangat memberatkan bagi industri penerbangan, apalagi jika angkanya berada di atas itu.

Foto: Arif Fauzi/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply