Garuda Kucurkan Pinjaman Senilai Rp 325 Miliar untuk Citilink



Pinjaman senilai US$25 juta atau setara Rp325 miliar (asumsi kurs Rp13.000 per dolar AS) Dikucurkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kepada PT Citilink Indonesia .

Direktur Keuangan Garuda Indonesia, Helmi Imam Satriyono mengatakan, perjanjian antara perseroan dengan Citilink sudah ditandatangani pada 25 November lalu. Perjanjian menyebutkan, perseroan menyetujui untuk memberikan pinjaman kepada Citilink dengan jumlah pokok maksimum sebesar US$25 juta dengan jangka waktu selama 12 bulan.

Helmi menambahkan, yang menjadi dasar pertimbangan perseroan melaksanakan transaksi tersebut adalah terdapat kebutuhan pendanaan Citilink yang cukup besar. Selain itu, perseroan mempertimbangkan nilai strategis Citilink bagi perseroan sebagai salah satu anak perusahaan,

“Mengingat struktur keuangan Citilink yang belum kokoh sebagai anak perusahaan yang baru beroperasi, maka tidak memungkinkan bagi Citilink untuk memperoleh pinjaman langsung dari pihak perbankan,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Atas hal tersebut, lanjut Helmi, maka peluang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan Citilink adalah melalui pinjaman dari pemegang saham, dalam hal ini perseroan.

Berdasarkan peraturan, transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi yang dikecualikan dari kewajiban untuk mengumumkan keterbukaan informasi kepada masyarakat karena merupakan transaksi perseroan dengan perusahaan terkendali yang saham atau modalnya dimiliki secara langsung ataupun tidak langsung, paling kurang 99 persen.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indo-Aviation.com