Garuda Indonesia Kurangi Armada Pesawat Airbus A330



Maskapai penerbangan Garuda Indonesia melakukan koreksi terhadap rencana ekspansi penerbangan internasional jarak menengah dan jarak jauh. Imbasnya, perusahaan penerbangan yang sebagian besar sahamnya dikuasai oleh negara itu bakal mengurangi jumlah pesawat Airbus A330 di dalam armadanya.

Direktur Utama Garuda Indonesia mengatakan seperti yang dilansir CAPA bahwa perusahaan akan mengembalikan lebih awal empat pesawat Airbus A330 yang disewa kepada lessor. Selain itu, Garuda Indonesia juga sedang membuka peluang untuk menunda atau malah membatalkan pesanan enam pesawat Airbus A330 miliknya.

Saat ini Garuda Indonesia mengoperasikan sebanyak 23 pesawat Airbus A330 yang terdiri dari 10 Airbus A330-200 dan 13 Airbus A330-300. Rencananya Garuda Indonesia akan mengakhiri tahun 2015 dengan jumlah armada 22 Airbus A330, turun dari rencana semula sebanyak 24 Airbus A330. Di akhir tahun 2016, Garuda Indonesia akan mengoperasikan sebanyak 26 Airbus A330, dibandingkan dengan rencana awal sebanyak 29 Airbus A330. Dari total empat Airbus A330 yang akan dikembalikan lebih awal kepada lessor, dua di antaranya akan meninggalkan armada di tahun 2015 (satu pesawat sudah keluar/dikembalikan) dan dua pesawat lagi akan keluar pada tahun 2016.

Garuda Indonesia kini masih memiliki pesanan sebanyak 11 pesawat Airbus A330-300. Perusahaan tetap berencana menerima lima Airbus A330-300 pada tahun 2016, sedangkan enam Airbus A330-300 sisanya yang dijadwalkan dikirim pada tahun 2017 sangat mungkin akan ditunda kedatangannya atau malah dibatalkan. Pembatalan pesanan enam Airbus A330-300 bisa menjadi bagian dari kesepakatan jika Garuda Indonesia lebih memilih memesan Airbus A350-900 dibandingkan dengan Boeing 787-9 Dreamliner untuk armada pesawat lorong ganda di masa depan.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply