Garuda Indonesia Diminta Tambah Penerbangan ke Timur Tengah



Garuda Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman (Letter of Intent) untuk pembelian 30 pesawat Airbus A350 dan 30 pesawat Boeing 787. Kedua pesawat itu memang cocok digunakan untuk rute penerbangan jarak jauh, misalnya saja penerbangan ke Eropa.

Meskipun demikian, ekonomi dari Universitas Indonesia Faisal Basri lebih menyarankan kepada Garuda Indonesia untuk menggunakan pesawat-pesawat itu dalam memperkuat penerbangan ke Timur Tengah dibandingkan penerbangan ke Eropa. “Ada baiknya Garuda memperkuat rute gemuk ke Timur Tengah. Jemaah umrah yang sekitar 5 ribu orang sehari itu perlu digarap serius,” ujar dia.

Menurut Faisal Basri, Garuda Indonesia harus berpikir panjang jika harus melakukan ekspansi penerbangan ke Eropa, khususnya dalam kurun waktu lima tahun mendatang. “Namun, kalau untuk ekspansi ke rute Eropa, rasanya harus berpikir panjang, setidaknya untuk lima tahun ke depan,” kata Faisal.

Faisal menambahkan, selain memperkuat penerbangan ke Timur Tengah, Garuda Indonesia juga harus mengembangkan lagi rute penerbangan domestik yang mempunyai potensi sangat besar. “Meningkatkan pangsa pasar domestik merupakan tantangan besar,” jelas Faisal.

Foto: Joe Roland S. Bokau/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply