Garuda Batalkan Rencana Penerbangan ke Frankfurt dan Paris



Perusahaan penerbangan yang sebagian besar sahamnya dimiliki negara, Garuda Indonesia, telah melakukan revisi terhadap rencana ekspansi jaringannya. Seperti dilansir oleh CAPA, kini dalam rencananya, Garuda Indonesia tidak lagi berniat membuka rute penerbangan menuju Frankfurt dan Paris di tahun 2016.

Sebelumnya Garuda Indonesia memang memiliki rencana yang ambisius dalam melakukan ekspansi di tahun 2016, di antaranya adalah dengan membuka rute penerbangan ke Frankfurt dan Paris, serta meluncurkan rute penerbangan nonstop ke London. Penerbangan menuju Italia, baik ke Roma atau Milan, juga sempat disebut-sebut dalam rencana jaringan Garuda Indonesia di Eropa yang akan dioperasikan menggunakan 10 pesawat Boeing 777-300ER. Namun kini Garuda Indonesia lebih berpikir jernih dengan mempertahankan rute penerbangan ke Amsterdam dan London tanpa menambah destinasi baru.

Rencana awal Garuda Indonesia yang ingin menerbangi lima kota di Eropa memang cukup ambisius, padahal brand Garuda Indonesia tidak begitu dikenal baik di Benua Biru. Apalagi pasar penerbangan antara Indonesia dan Eropa masih relatif kecil dan persaingan antar maskapai penerbangan dalam memperebutkan pasar Asia Tenggara-Eropa begitu ketat, terutama ekspansi yang sangat agresif dari maskapai penerbangan Teluk seperti Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways. Ketiga maskapai penerbangan itu telah melakukan ekspansi yang signifikan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan Qatar Airways telah mengoperasikan dua penerbangan harian menuju Denpasar, Bali, sejak pertengahan tahun 2014, dan kini mengincar Surabaya sebagai destinasi ketiganya setelah Jakarta dan Denpasar.

Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways sekarang menyediakan hampir 50.000 kursi per minggu di pasar penerbangan Indonesia. Angka itu lebih dari dua kali lipat dengan kapasitas yang disediakan pada November 2012. Maskapai penerbangan lain yang mengambil porsi cukup besar di pasar penerbangan Indonesia sekaligus menjadi pesaing Garuda Indonesia dalam memperebutkan pasar Indonesia-Eropa adalah Singapore Airlines. Perusahaan penerbangan nasional Singapura itu sudah melayani lebih dari 10 destinasi di Indonesia dan Eropa, termasuk destinasi yang dioperasikan oleh anak usahanya, SilkAir.

Foto: Joe Roland S. Bokau/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

1 Comment

  1. Garuda Indonesia seharusnya membuka rute penerbangan langsung Frankfurt-Denpasar dan Paris-Denpasar untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.Dengan dibukanya kedua rute tersebut pasti akan sangat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia,khususnya market Eropa.Apalagi sekarang banyak negara Eropa yg telah mendapatkan bebas visa ke Indonesia.Jika kesempatan ini tidak diambil kita akan rugi besar.Jng kalah dulu sebelum bertanding.Garuda Indonesia juga merupakan salah satu brand besar dalam dunia penerbangan international,dengan didukung service dari cabin crew yg sangat bagus.Harap dipertimbangkan lagi secara matang rencana pembatalan tersebut.

Leave a Reply