Garuda Bakal Banyak Operasikan Pesawat Widebody di Rute Domestik



Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan berencana mengurangi pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dari 72 pergerakan per jam menjadi 60 pergerakan per jam. Kementerian Perhubungan menilai rencana itu bisa mengurangi beban pemandu lalu lintas udara yang sedang kekurangan sumber daya manusia. Jika rencana itu direalisasikan, maka maskapai penerbangan harus memangkas frekuensi penerbangannya atau mengalihkan penerbangan ke jam-jam yang lebih longgar.

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia sudah mengantisipasi seandainya Kementerian Perhubungan merealisasikan kebijakan itu dengan lebih banyak mengoperasikan pesawat widebody di rute penerbangan domestik.

DirektoratDirektur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, pesawat widebody dioperasikan rute-rute penerbangan domestik seperti dari Jakarta ke Surabaya, Medan, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar. Meskipun demikian, Arif tidak menyebutkan berapa penambahan pesawat widebody yang dioperasikan pada rute-rute penerbangan tersebut. 

Menurut Arif, Garuda Indonesia tidak mempermasalahkan jika Kementerian Perhubungan akan mengurangi pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. “Kita lihat detilnya, kita akan sinkronisasi pengaturan kapabilitas. Kalau peningkatan kapabilitas tinggal disesuaikan saja, kalau naik ya tinggal dinaikkan, kalau belum memang harus ada pengaturan seperti itu,” kata Arif.

Foto: Yulianus Liteni/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com 

Be the first to comment

Leave a Reply