Etihad Airways Tidak Tertarik Tambah Pesanan Airbus A380



Maskapai penerbangan yang berbasis di Abu Dhabi, Etihad Airways, mengaku tidak tertarik menambah pesanan pesawat superjumbo Airbus A380 maupun versi upgrade dari pesawat tersebut dengan kapasitas yang lebih besar. Etihad Airways secara total sudah memesan 10 pesawat Airbus A380, baik yang sudah dikirim ataupun yang belum dikirimkan.

Chief Executive Officer Etihad Airways James Hogan mengatakan bahwa pesawat dengan dua mesin yang menggunakan teknologi baru lebih cocok dijadikan pilihan dibandingkan dengan Airbus A380. Pernyataan James Hogan ini merujuk pada pesawat Airbus A350-1000 dan Boeing 777X. “Kami pikir teknologi baru dengan dua mesin secara operasional dan perhitungan ekonomi lebih menguntungkan bagi kami dalam jangka panjang,” tuturnya.

Emirates, maskapai penerbangan yang berbasis di Dubai, terus mendesak Airbus untuk melakukan upgrade mesin terhadap pesawat Airbus A380. Mulai minggu lalu Emirates sudah menerbangkan pesawat Airbus A380 yang dikonfigurasi dalam dua kelas berkapasitas 615 kursi. Pada tahun depan rencananya maskapai penerbangan ini akan menerima kedatangan 21 pesawat Airbus A380.

Tahun lalu Airbus tidak mendapatkan pesanan sama sekali untuk pesawat Airbus A380 dari maskapai penerbangan, menunjukkan bahwa industri penerbangan lebih memilih menggunakan pesawat dengan ukuran lebih kecil, dengan dua mesin, hemat bahan bakar, dan fleksibel diterbangkan ke berbagai destinasi. Pesawat dengan ukuran lebih kecil tentu saja memiliki biaya operasional yang lebih ringan dibandingkan dengan pesawat superjumbo empat mesin seperti Airbus A380.

Foto: Airbus

Be the first to comment

Leave a Reply