Enam Maskapai Ini Sudah Penuhi SOP Penanganan Delay



Buntut dari kasus penundaan penerbangan (delay) panjang yang dialami oleh maskapai penerbangan Lion Air pada Februari lalu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mewajibkan seluruh maskapai penerbangan memiliki Standard Operating Procedure (SOP) dalam menangani delay. SOP itupun harus mendapatkan persetujuan dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara setelah perusahaan penerbangan melakukan presentasi di depan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Enam maskapai penerbangan yang sudah memiliki SOP yang baik, dalam artian sudah mendapatkan persetujuan dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara, antara lain Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Sriwijaya Air, NAM Air, Lion Air, dan Aviastar Mandiri. “SOP itu wajib dan dibuat oleh masing-masing maskapai karena masing-masing maskapai memiliki kapasitas yang beragam mulai dari jumlah armada dan banyaknya penerbangan,” ungkap Kepala Bagian Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Hemi Pamuharjo.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply