Ekonomi Bergejolak, Bisnis Garuda Terus Menanjak



Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mengatakan bahwa gejolak ekonomi yang melanda Indonesia, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, tidak begitu berpengaruh terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan. Malah bisnis Garuda Indonesia yang menyasar segmen penerbangan full service terus naik dan naik.

Direktur Niaga Garuda Indonesia Handayani mengatakan, permintaan penerbangan pada delapan bulan pertama tahun ini mengalami peningkatan di tengah kondisi ekonomi yang melambat dan nilai tukar rupiah yang sangat fluktuatif. “Dalam kondisi ekonomi seperti ini, orang akan melakukan perjalanan baik itu untuk mencari peluang bisnis baru atau malah untuk bersantai,” kata Handayani.

Dia menambahkan, terhitung hingga akhir Juni 2015, perusahaan membukukan 13 juta penumpang atau 19,15 persen lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan menargetkan bisa mengangkut 25 juta penumpang tahun ini. Pada tahun lalu Garuda Indonesia berhasil menerbangkan sebanyak 21,5 juta penumpang.

Menurut Handayani, Garuda Indonesia bersama dengan anak usahanya, Citilink Indonesia berhasil membukukan pangsa pasar penerbangan domestik sebesar 44 persen hingga kuartal kedua 2015, naik dibandingkan pangsa pasar periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 38 persen.

Foto: Leonardo Kosasih/PhotoV2.com for Indo-Aviation.comĀ 

Be the first to comment

Leave a Reply