Dua Penumpang easyJet Dipaksa Turun Dari Pesawat



[columns size=”1/2″ last=”false”]


[/columns]

Setelah sebelumnya viral pengusiran dan penyeretan paksa David Dao, penumpang United Airlines yang merupakan seorang dokter yang terjadi di Chicago, Amerika Serikat, kurang dari 24 jam kemudian pada Senin (10/4), dua orang penumpang maskapai easyJet diperintahkan untuk meninggalkan pesawat setelah maskapai menjual tiket lebih dari kursi yang tersedia di Bandara Luton, London, Inggris.

The Independent melansir pada Minggu (16/4), dua orang penumpang itu bernama Manoj (38) dan Viddha (35) yang meminta nama terakhir mereka untuk dirahasiakan, telah membayar tiket untuk penerbangan ke Catania di Sisilia. Mereka merencanakan liburan Paskah selama enam hari dan telah memesan akomodasi senilai 1.500 euro yang tidak dapat diuangkan kembali.

Pada penerbangan easyJet pada Minggu (10/4) di mana penerbangan EZY2383 menjadi jelas ada kursi yang tidak mencukupi. Pasangan ini diperintahkan untuk kembali ke terminal dan mengambi bagasi mereka.

“Ini adalah situasi yang sangat memalukan,” kata Manoj yang merupakan konsultan IT.

“Penerbangan ini telah overbooked dan kami tanpa sadar dikeluarkan dari pesawat oleh dua staf bandara di depan pesawat yang sesak. Satu-satunya perbedaan antara kami dan pria yang terlibat dengan United Airlines (David Dao) adalah bahwa kami tidak secara fisik diseret,” tambah Manoj.

Enam hari setelah pasangan ini diturunkan dari pesawat, pihak maskapai mengatakan kepada The Independent, bahwa pihak maskapai menyesalkan tentang situasi yang dialami pasangan itu.

“Penerbangan mereka dari Luton ke Catania overbooked dan ini tidak ditangani cukup baik untuk memenuhi standar kami atau kebijakan kami yang sesuai dengan peraturan EU261,” ujar pihak easyJet.

“Kami ingin meyakinkan pelanggan bahwa kami akan memberikan pelatihan tambahan untuk setiap agen contact center sekarang untuk memastikan bahwa pelanggan masa depan tidak dimasukkan melalui pengalaman serupa. Kami benar-benar menyesal atas apa yang telah terjadi,” tambah pihak maskapai.

Foto: Wikimedia

Be the first to comment

Leave a Reply