Dua Investor Asing Dikabarkan Tertarik Ambil Alih Merpati



Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham Merpati Nusantara Airlines berencana melepas 100 persen saham maskapai penerbangan yang sudah hampir dua tahun tidak beroperasi itu jika memang ada investor yang berminat. Jika tidak ada investor yang tertarik, Kementerian BUMN malah berencana melikuidasi total Merpati Nusantara Airlines.

Namun, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro menuturkan sejauh ini sudah ada dua perusahaan yang sedang menjajaki peluang untuk menghidupkan kembali Merpati Nusantara Airlines. Kedua perusahaan yang tertarik mengambil alih Merpati Nusantara Airlines itu merupakan maskapai penerbangan, meskipun namanya tidak disebutkan. “Mereka mungkin gabung dengan jasa keuangan, seperti capital private equity,” katanya.

Menurut Aloysius, Kementerian BUMN kini masih fokus dalam melakukan pembayaran tunggakan gaji dan tunjakan karyawan yang sudah tertunda selama dua tahun terakhir. “Intinya kita selesaikan masalah karyawan yang telah tertunggak selama 2 tahun lebih tidak dibayar. Kita mau right-sizing nantinya. Kita preferensi, siapa pun yang mengelola Merpati ke depannya, kita menyerahkan kepada investor yang strategis,” ungkap dia.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply