Douglas Dolphin, Pesawat Amfibi Multiguna



Douglas Douphin merupakan sebuah pesawat yang memiliki kemampuan amfibi (dapat lepas landas dan mendarat di air maupu di darat). Pesawat ini pada masanya lebih banyak digunakan untuk kepentingan militer (pesawat transport), pesawat pribadi (private airplane) dan search and rescue (SAR).

Dolphin aslinya bernama Sinbad pada taun 1930, sebuah pesawat “perahu terbang” tanpa roda (wheels). Sinbad dirancang sebagai flying yacht yang mewah. Tak mengkhawatirkan dari permintaan yang sedikit, Douglas meningkatkan kemampuan Sinbad pada tahun 1931, sehingga memiliki kemampuan amfibi, yang dapat lepas landas maupun mendarat di air maupun darat. Seiring dengan peningkatan pesawat ini, kemudian oleh Douglas diganti namanya menjadi Dolphin, namun ini bukanlah akhir, karena banyak pengembangan maupun perbaikan yang dilanjutkan, termasuk peningkatan panjang dan beberapa perubahan pada empennage, engine nacceles dan sayap. Akan tetapi, krisis Great Depression yang terjadi sejak 29 Oktober 1929 telah membatasi permintaan pesawat mewah seperti flying yacht, tetapi Douglas berhasil mendapatkan atensi dari US Coast Guard (Penjaga Pantai Amerika Serikat) yang tidak hanya membeli Sinbad, tapi juga membeli 12 unit Dolphin.

Dua unit pesawat pertama Dolphin dibeli oleh Willmington-Catalina Airlines untuk menerbangkan penumpang dari Los Angeles dan pulau Santa Catalina, menjadikan Dolphin sebagai airliner Douglas pertama yang sukses. Berikutnya, US Navy (Angkatan Laut Amerika Serikat) dan US Coast Guard menggunakan Dolphin sebagai pesawat transport dan pesawat berkemampuan SAR. US Army Air Corps (Korps Darat Udara Amerika Serikat) memesan beberapa unit dengan kode designasi C-21, C-26 dan C-29. Banyak yang pada akhirnya memesan untuk keperluan pribadi (luxury transport). Beberapa orang seperti William Boeing (pendiri Boeing Company) dan Philip K. Wrigley (putra dari pendiri Wm. Wrigley Jr Company). William K. Vanderbilt membeli dua unit dengan interior yang dikostumisasi.

Pada tahun 1933, sebuah Dolphin dengan kode designasi RD-4 melakukan penyelamatan pedagang di lautan lepas, sebuah prestasi yang menjadi pemberitaan dan memikat publik Amerika.

Dolphin hanya diproduksi sebanyak 58 unit, dengan berbagai varian. Pertama adalah Douglas Sinbad, yang merupakan prototype original yang dibangun sebagai flying boat, yang diharapkan dapat menjadi flying yacht yang mewah. Pesawat ini terbang perdana pada Juli 1930. Sinbad tidak mendapatkan pesanan sama sekali, namun kemudian mendapatkan pesanan dari Penjaga Pantai AS.

Kemudian ada Dolphin Model 1, yang dibuat sebanyak 2 unit untuk Willmington-Catalina Airline dan mampu mengangkut 6 penumpang. Selain Model 1 standar, dibuat versi enhanced yaitu Dolphin Model 1 Special, yang merupakan desain ulang setelah modifikasi yang akhirnya meningkatkan kapasitas menjadi 8 penumpang. Dolphin Model 3 merupakan Dolphin versi komersial yang ketiga, dibuat sebagai luxury transport dengan diberi nama Lesgo, dengan 2 kru dan 4 penumpang yang diperuntukkan kepada Powell Crosley Jr., ditenagai oleh 2 mesin Pratt & Whitney Wasp Junior A dengan kemampuan 300 hp (2224 kW).

Selanjutnya ada Dolphin 113, yang diberi nama Jade Blanc V, diperuntukkan kepada perusahaan pembuatan pakaian Armand Esders (yang juga memiliki Bugatti Royale). Pesawat ini ditenagai oleh Pratt & Whitney R-1340-S1H1 Wasp dengan kemampuan 550 hp (410 kW).

Setelah Dolphin 113, juga dibuat Dolphin 114 (yang merupakan pesanan dari Philip K. Wrigley Jr), Dolphin 116 (pesanan Angkatan Laut Argentina), Dolphin 117 (diberi nama Rover yang merupakan pesanan William Boeing).

Kemudian ada Dolphin 119 yang merupakan pesawat yang dibuat untuk AG Vanderbilt II dan WK Vanderbilt II dan salah satunya bergabung ke Angkatan Udara Australia sebagai A35-2. Setelah Dolphin 119, dibuat varian selanjutnya yaitu Dolphin 129 yang merupakan pesanan Pan American Airways untuk subsidiary-nya (pada saat itu), China National Aviation Corp. Dibuat sebanyak 2 unit yang salah satunya mengalami kecelakaan di lautan dan satunya lagi hancur di kala invasi Jepang di China.

Kemudian ada varian FP-1 (yang merupakan pinjaman ke Departemen Keuangan AS yang digunakan untuk patrol semasa Prohibition), FP-2, FP2A dan FP-22B (yang merupakan varian Y1C-26 Dolphin yang juga digunakan oleh Departemen Keuangan AS), RD-1 (sebanyak satu unit, dioperasikan oleh Angkatan Laut AS), RD-2 yang jumlahnya sebanyak 4 unit dengan 2 unit tipe yang berbeda (salah satunya pernah diperuntukkan sebagai pesawat kepresidenan AS yang pertama, namun tidak pernah digunakan oleh Presiden Roosevelt), RD-3 yang merupakan varian sebaguna dari RD-2 (6 unit di antaranya dibuat untuk US Navy), RD-4 (sebanyak 10 unit untuk US Coast Guard), OA-3 (desain ulang dari varian C-21), OA-4A (desain ulang dari varian C-26), OA-4B (merupakan desain ulang dari varian C-6B, salah satunya dilengkapi dengan roda undercarriage), dan OA-4C.

Kemudian ada varian Y1C-21 yang diproduksi sebanyak 8 unit untuk Angkatan Darat Udara AS, sama dengan RD-1 yang dioperasikan Angkatan Laut AS), Y1C-26A yang diproduksi sebanyak 8 unit untuk Angkatan Darat Udara AS dengan perbedaan yang kecil dengan varian sebelumnya, C-21 (desain ulang dari Y1C-21), C-26 (desain ulang dari Y1C-26), C-26A (desain ulang dari Y1C-26A), C-26B yang dibuat sebanyak 4 unit, dan yang terakhir adalah C-29 yang diproduksi sebanyak 2 unit.

Operator militer dari Douglas Dolphin ini tercatat ada 3 negara yang mengoperasikannya. Pertama adalah Argentina yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Argentina, Australia yang mengoperasikan Dolphin di Angkatan Udara Australia, dan Amerika Serikat.

Karakteristik dari Douglas Dolphin antara lain, diawaki oleh dua pilot, memiliki kapasitas 6 penumpang. Douphin memiliki panjang 13,79 meter, wingspan 18 meter, tinggi 4,62 meter, wing area 592 meter persegi, berat kosong 3.068 kilogram, berat kotor 4.415 kilogram, kapasitas bahan bakar 908 liter, dan ditenagai 2 buah mesin Pratt & Whitney R-1340-4 Wasp 9-cyl. air-cooled radial piston dengan kekuatan 450 hp (340 kW) each atau 2x Pratt & Whitney R-1340-96 Wasp dengan kekuatan 450 hp (336 kW).

Performa dari Douglas Dolphin antara lain memiliki kecepatan maksimum 240 kiometer per jam pada sea level, kecepatan jelajah 169 kilometer per jam, jarak jangkau 1.114 kilometer, ketinggian jelajah 15.100 kaki, rate of climb 806,5 ft/m, wing loading 80 kologram per meter persegi dan power/mass sebesar 0,204 kW/kg.

Foto: Wikimedia

Be the first to comment

Leave a Reply