Categories
Domestic

Pelni dan Garuda Indonesia Garap Kargo Bersama

Garuda Indonesia (Persero) Tbk. bersama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) melaksanakan sinergi kemitraan perluasan jaringan pengiriman kargo nasional antar perseroan. Kerja sama keduanya ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara PT Pelni dan Garuda Indonesia selaku induk usaha, diikuti oleh penandatanganan antara anak usaha keduanya, PT Sarana Bandar Logistik dan PT Aero Jasa Cargo, di Jakarta (17/10). Adapun pelayanan chanelling untuk tahap pertama akan dioperasikan di 3 (tiga) tempat meliputi Jakarta, Surabaya dan Makasar. Peresmian layanan ini ditandai dengan pembukaan gerai kargo udara PELNI-Garuda  di Jalan Bugis No. 35 Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta.

Selain membuka gerai  layanan kargo udara di 3 kota PELNI- Garuda Indonesia selaku induk usaha, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara anak usaha keduanya, PT Sarana Bandar Logistik dan PT Aero Jasa Cargo.

Penandatanganan PKS dilakukan antara Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni, Harry Boediarto, dengan Direktur Cargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia, Mohammad Iqbal. Sementara di level anak usaha, PKS ditandatangani oleh Direktur PT Sarana Bandar Logistik, Sutrisno, dan Direktur PT Aero Jasa Cargo, Febiantori.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Harry Boediarto mengungkapkan, “Dengan menggandeng Garuda Indonesia sebagai “National Flag Carrier” yang melayani transportasi udara ke berbagai wilayah di Indonesia, bisnis Pelni di bidang layanan logistik akan semakin luas dan kompetitif. Dengan begini, layanan logistik Pelni dapat melayani pengiriman barang dan kargo menjangkau lebih banyak kota di Indonesia,” tutur Harry Boediarto.

Sementara Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia Mohammad Iqbal mengatakan bahwa pesatnya perkembangan e-commerce berdampak pada semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman barang yang serba cepat dan mudah.

“Oleh karena itu, Garuda Indonesia bersama-sama dengan Pelni mensinergikan layanan kargo udara dan laut dalam mendukung upaya akselerasi potensi pasar logistic yang juga menjawab kebutuhan akan demand pasar yang semakin meningkat”, jelas Iqbal.

“Kerjasama yang dijalin bersama PT Pelni merupakan bagian dari ekspansi perseroan dalam memperluas jaringan kargo sejalan dengan upaya perseroan dalam menargetkan capaian pendapatan bisnis kargo yang salah satunya akan diutilisasikan melalui strategi maksimalisasi jaringan distribusi kargo perusahaan”, tutup Iqbal.

Lebih lanjut, kerja sama ini nantinya akan meliputi kerja sama layanan outlet kargo yang bertempat di lokasi Pelni dan Surya Bandar Logistik, dan akan mempergunakan jaringan layanan trucking Aero Jasa Cargo dan Surya Bandar Logistik.

Categories
Domestic

Inilah Penerbangan Internasional Perdana dari Bandara Kertajati

Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara, Maria Kristi, menyambut gembira pelaksanaan penerbangan umroh perdana dari Bandara Kertajati, Majalengka, ke Madinah oleh Lion Air yang dilakukan pertama kali pada hari Sabtu (13/10). Hari itu, menggunakan pesawat terbaru Boeing 737 MAX 800 Lion Air memberangkatkan 96 jemaah. Penerbangan perdana internasional itu juga disaksikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Majalengka Karna Sobahi, juga Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait.

 

 

Seremonial penerbangan umroh pertama dari Bandara Kertajati.
Categories
Domestic

Horeee… Kini Ada Penerbangan Berjadwal ke Karimun Jawa

Ditjen Perhubungan Udara mendorong maskapai untuk terbangi rute-rute menuju ke tempat wisata dan menggantikan penerbangan perintis ataupun penerbangan carter. Hal ini diungkapkan Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni saat meresmikan penerbangan perdana Wings Air Semarang-Karimunjawa PP, Jumat (12/10).

“Kami melakukan evaluasi pada rute-rute penerbangan perintis yang ada, dan bila pertumbuhan penumpangnya meningkat, kami dorong agar maskapai dapat menerbangi rute tersebut. Untuk itu saya sangat mengapresiasi yang dilakukan oleh Wings Air yang mulai hari ini menerbangi rute Semarang-Karimunjawa. Semoga penerbangan ini akan terus eksis dan semakin berkembang seiring dengan bertumbuhnya angka kunjungan wisatawan yang datang ke Karimunjawa,” ungkap Kristi.

Penerbangan Semarang-Karimunjawa oleh Wings Air berlangsung satu kali per hari menggunakan pesawat jenis ATR 72 berkapasitas 72 kursi. Sebelumnya, penerbangan ke Karimunjawa ini dilayani oleh penerbangan perintis rute Surabaya-Karimunjawa pp. dan penerbangan carter Semarang-Karimunjawa pp. dengan menggunakan pesawat Twin Otter berkapasitas 13 kursi.

Sementara itu saat menerima kedatangan pesawat komersial di Bandara Dewadaru, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dewadaru Karimunjawa, Dodi Dharma Cahyadi mengungkapkan bahwa sesuai dengan Masterplan, Ditjen Perhubungan Udara akan meningkatkan kapasitas Bandara Dewadaru untuk mengantisipasi kenaikan traffic dan jumlah penumpang karena adanya penerbangan komersial ini.

“Saat ini Bandara Dewadaru memiliki landasan pacu 1.200 m X 30 m, appron 4.550 m2 dan RESA 2x 60m x 90m, terminal penumpang seluas 120 m2 dan lapangan parkir kendaraan seluas 600 m2,” ungkap Dodi.

Categories
Domestic

Ditjen Perhubungan Udara Gelar Aviation Safety dan Security Workshop

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan bekerjasama dengan IATA Regional Asia Pasifik mengadakan Aviation Safety Awareness Workshop & Aviation Security Awareness Workshop di Kualanamu Medan, 1-2 Oktober 2018. Workshop diadakan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru kepada regulator dan operator penerbangan terkait pentingnya aspek keselamatan (safety) dan aspek keamanan (security) dalam budaya kerja yang wajib dijalankan pada kegiatan transportasi udara.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Keamanan, Angkutan Udara dan Kelaikudaraan, Saeful Bahri yang mewakili Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan saat membuka kegiatan workshop menyampaikan akan pentingnya kolaborasi antara stakeholder dalam membangun pemahaman, mewujudkan dan memastikan terselenggaranya keselamatan, keamanan dan pelayanan kepada pengguna jasa.

“Kolaborasi antara stakeholder dalam membangun pemahaman, mewujudkan dan memastikan terselenggaranya keselamatan, keamanan dan pelayanan kepada pengguna jasa sangat penting demi terselenggaranya transportasi yang aman, nyaman, cepat dan terjangkau dapat diwujudkan,” kata Saeful. Lebih lanjut ia mengharapkan dengan kegiatan workshop ini tidak ada lagi perbedaan pola pandang dan implementasi dalam menerapkan standar safety dan standar security pada setiap bidang kegiatan transportasi. Saeful juga berharap, melalui workshop ini dapat diperoleh dan dikembangkan sinergitas antara regulator dan operator dalam mewujudkan tujuan visi dan misi Kementerian Perhubungan yaitu 3S+1C (safety, security, services, compliance).

Categories
Domestic

Gunung Salak Erupsi? Ini Faktanya

Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat mengenai informasi satelit yang mengindikasikan adanya erupsi Gunungapi Salak, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan bahwa kondisi Gunung Salak pada 10 Oktober 2018 kemarin dalam keadaan normal.

Pengamatan visual gunung api selama bulan Oktober 2018 pada umumnya cuaca cerah hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah Barat. Suhu udara sekitar 17.5 – 31°C. Kelembaban 57 – 88%. Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut O-III. Teramati asap kawah utama dengan ketinggian maksimum 100 meter dari atas puncak, bertekanan lemah dengan warna putih dan intensitas tipis. Pemantauan visual pada sore hari hingga saat ini Gunung Salak umumnya tertutup kabut dan cuaca hujan.

Pemantauan kegempaan selama bulan Oktober 2018 ini merekam 23 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2 – 9 mm dan lama gempa 15 – 70 detik. 11 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 2 – 10 mm dan lama gempa 8 – 23 detik. 4 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 2 – 21 mm, S-P 5 – 9 detik dan lama gempa 17 – 78 detik. 73 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 1 – 23 mm, S-P 10.5 – 75 detik dan lama gempa 33 – 430 detik. Rekaman gempa pada tanggal 10 Oktober 2018 hingga pukul 20:00 WIB tidak teramati peningkatan kegempaan di Gunung Salak.

Hasil observasi lapangan yang dilakukan secara langsung oleh pengamat Gunung Salak hingga pukul 20:00 WIB tidak teramati adanya jatuhan/hujan abu vulkanik dan tidak terdengar suara dentuman baik di wilayah puncak Gunung Salak maupun di sekitar lerengnya seperti di wilayah Taman Nasional Cidahu.

Berdasarkan data-data di atas dapat disimpulkan bahwa hingga saat ini Gunung Salak tidak mengalami erupsi. Gunung Salak saat ini masih berada pada tingkat aktivitas Level I (Normal). Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Categories
Domestic

Sebuah Pesawat Kargo Tergelincir di Papua

Pesawat jenis Cessna Grand Caravan Tipe C208EX registrasi PK-JBR yang dioperasikan oleh PT  Jhonlin Air Transport kemarin pagi (10/10)  mengalami insiden serius pecah ban saat mendarat di Bandara Beoga, Papua.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Capt. Avirianto membenarkan telah menerima laporan sehubungan dengan insiden tersebut dari Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke.

Pesawat bermuatan kargo tersebut berangkat dari Bandara Timika pada pukul 05.41 WIT dan mendarat di Bandara Beoga pada 06.22 WIT. Pada saat mendarat, pesawat terperosok masuk ke parit.

“Pesawat mendarat dan tergelincir ke luar landasan. Akibat insiden tersebut dilaporkan tidak ada korban jiwa sementara pesawat dalam keadaan rusak berat”, jelas Capt. Avi.

Selanjutnya Capt. Avi menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan tersebut.

Categories
Domestic

Angkasa Pura I Sediakan Tourist Information Center di Ngurah Rai

PT Angkasa Pura I (Persero) menghadirkan pusat informasi wisatawan atau Tourist Information Center (TIC) di Terminal Kedatangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sejak Minggu, 7 Oktober 2018. Selain untuk mendukung pelaksanaan pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018, TIC dikonsepkan sebagai sentra informasi terpadu mengenai destinasi wisata, event pariwisata, informasi hotel, jadwal penerbangan, hingga pemesanan atau reservasi layanan transportasi yang bisa dimanfaatkan oleh para wisatawan maupun anggota delegasi yang datang ke Bali.

” TIC ini merupakan komitmen kami dalam mendukung pelaksanaan kegiatan IMF-World Bank 2018 di Bali sekaligus untuk mempromosikan destinasi dan kegiatan pariwisata yang dapat dikunjungi oleh pada delegasi pertemuan IMF-World Bank 2018 maupun para wisatawan yang tiba di Bali,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Di TIC, para Duta Bandara Angkasa Pura I siap memberikan informasi dan penjelasan mengenai destinasi wisata. Selain itu, di TIC juga disediakan konten berbasis digital mengenai berbagai destinasi pariwisata di Indonesia, tempat duduk yang nyaman, serta fasilitas berselancar internet secara gratis. Di tempat ini para pengunjung juga dapat menikmati secara cuma-cuma kopi Wamena, salah satu kopi ternikmat Nusantara yang merupakan produk unggulan masyarakat di tanah Papua.

Kehadiran TIC ini semakin memperkaya berbagai fasilitas mendukung pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali selama perhelatan pertemuan tahunan IMF-World Bank 2018. Sebelumnya, Angkasa Pura I juga telah memiliki beberapa fasilitas baru di dalam terminal Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali untuk menjamin kelancaran arus kedatangan dan kepulangan delegasi IMF-World Bank 2018 seperti x-ray smartlane, mesin autogate keimigrasian, orientation zone, serta Airport Operation Control Center (AOCC)

Categories
Domestic

Penerbangan Umroh dari Bandara Kertajati Segera Dilangsungkan

Penerbangan umrah melalui Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat di Kabupaten Majalengka dijadwalkan akan berlangsung Sabtu (13/10). Sebanyak 176 jemaah dari berbagai daerah di Jawa Barat termasuk Jawa Tengah akan diberangkatkan menuju tanah suci Mekkah. Penerbangan ini akan dilakukan oleh Lion Air Group.

Managing Director Lion Group Daniel P Kuncoro mengungkapkan akan memberangkatkan 176 jemaah umrah melalui  Kertajati. Pemberangkatan ratusan jemaah ini akan dilakukan pada 13 Oktober dengan pesawat Boeing 737-800.

“Kita sudah confirm (pemberangkatan perdana jemaah umrah) tanggal 13 Oktober ini,” kata Daniel di Bandung, Selasa (9/10). Katanya, pada tahap awal hanya satu kali penerbangan setiap pekan. Setelah penerbangan perdana ini, diharapkan jumlah penerbangan bisa bertambah. Harapannya dengan ada informasi penerbangan ini bakal ada tambahan lagi frekwensi penerbangannya. “Kami siap kalau misalnya sampai setiap hari (ada penerbangan) kami siap. Sementara kita mulai dengan satu kali satu minggu,” kata Daniel.

Menurut Daniel, Kertajati memiliki potensi besar, terutama untuk penerbangan umroh. Kertajati memiliki keunggulan dari sisi geografis yang bisa diakses oleh warga di wilayah Jawa Tengah. Dengan geografisnya Kertajati sangat menguntungkan.

 

Categories
Domestic

Efek Pertemuan IMF-World Bank Arus Penumpang Ngurah Rai Melonjak

Pertemuan IMF – World Bank yang digelar selama satu minggu ini diperkirakan akan membuat lonjakan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Lebih dari  26 ribu orang, terdiri dari para Kepala Negara, Menteri Keuangan, delegasi yang terdiri utusan Bank Sentral dari 189 negara, para pengusaha, media dan pendukung acara lainnya akan tiba melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Tercatat akan ada 24 flight VVIP (level kepala negara), 50 flight VIP (para pejabat setingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral), dan 36 flight charter yang dipakai oleh para pengusaha dan peserta lainnya. Dengan adanya VVIP movement, akan berdampak pada perubahan slot penerbangan reguler. Untuk itu Ditjen Hubud juga telah berkoordinasi dengan Airnav Indonesia dan operator bandara untuk mengantisipasi pergeseran slot.

Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara, Pramintohadi Sukarno, yang ditemui ketika mengecek langsung kelancaran pelayanan kedatangan dan keberangkatan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mengatakan bahwa untuk memantau kelancaran arus kedatangan dan keberangkatan para delegasi, Ditjen Hubud dan PT. Angkasa Pura 1 beserta para pemangku kepentingan lainnya di bandara telah membuat Posko Command Center yang berlokasi di Terminal Kedatangan Domestik.

Sejak tanggal 5 sampai dengan 8 Oktober 2018 tercatat total flight yang dilayani mencapai 1.723 dengan total penumpang yang diangkut sebanyak 239.272 orang. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 12% dibanding periode yang sama tahun 2017. Begitu pula dengan jumlah penumpang yang dilayani, juga mengalami pertumbuhan sebesar 8%. Selama masa penyelenggaraan pertemuan IMF ini. Ditjen Hubud juga telah menyetujui penambahan flight ke Bali sebanyak 61 extra flight.

“Prediksi delegasi yang akan tiba melalui Bandara Ngurah Rai sebanyak 26 ribu terdiri dari 11 ribu delegasi internasional dan 15 ribu delegasi domestik, untuk itu operator bandara telah mengantisipasi dengan menambah kapasitas pelayanan. Peningkatan pelayanan tersebut antara lain: pengoperasian bandara selama 24 jam, perluasan apron sehingga mampu menampung 47 parking stand yaitu 11 pesawat wide body dan 36 narrow body, penambahan checkin counter dari 96 unit menjadi 132 unit dan penambahan fasilitas gedung parkir hingga mampu menampung 1.011 unit kendaraan. Peningkatan kapasitas ini agar delegasi yang datang ke Bali dapat ditangani dengan baik,” jelas Pramintohadi.

Untuk memberikan informasi kepada delegasi, pihak bandara dan panitia juga menyiapkan information desk. Pramintohadi menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada delegasi dan terus berkoordinasi dengan stakeholder agar selama perhelatan tahunan ini berlangsung mulai dari kedatangan sampai kepulangan para delegasi ke negara masing-masing dapat berjalan baik dan lancar sesuai  standar keselamatan dan keamanan penerbangan sipil.

“Guna mendukung kelancaran kegiatan ini, kami telah mengintruksikan kepada jajaran Ditjen Hubud untuk terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan di bandara dan kami pantau secara berkala perkembangannya. Bandara ini adalah pintu gerbang udara, karenanya harus mampu memberikan kesan pertama yang baik melalui pelayanan yang optimal, dan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan kepada penumpang,” imbuh Pramintohadi.

Categories
Domestic

Penerbangan di Palu Semakin Membaik

Sejak dapat didarati kembali oleh pesawat  jet narrow body, kondisi penerbangan di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu semakin membaik. Jumlah penumpang juga melonjak. Data per tanggal 7 Oktober 2018 jumlah penumpang  dari dan ke Palu berjumlah 2.535 orang. Sehari kemudian, setelah pesawat jet sekelas Boeing B737 dapat beroperasi kembali di Palu, jumlah penumpang melonjak menjadi 3.023 orang, dan pada 9 Oktober terdapat 2.973 penumpang. Total penumpang dari 30 September – 9 Oktober 2018 menjadi 14.188 orang.

Beroperasi dalam kondisi darurat, pada 8 Oktober, Bandara Sis Al Jufri melayani 19 penerbangan terdiri dari 15 reguler flight, 1 charter flight dan 3 extra flight. Sedangkan pada 9 Oktober,  21 flight – terdiri dari 18 reguler flight, dan 4 extra flight.

Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara Pramintohadi Sukarno menyambut baik perkembangan ini & menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memperbaiki fasilitas & meningkatkan layanan agar mendekati 100% seperti sebelum terdampak gempa bumi & tsunami.

“Sesuai dengan prediksi kami, dengan beroperasinya pesawat jet komersial, operasional penerbangan akan lebih banyak. Begitupun jumlah penumpang akan meningkat tajam. Semoga ini bisa semakin mempercepat evakuasi, proses rehabilitasi dan rekonsiliasi daerah Palu, Donggala dan sekitarnya pasca musibah gempa dan tsunami lalu,” ujar Pramintohadi.

Selanjutnya, Pramintohadi menjelaskan bahwa hingga 9 Oktober, progress perbaikan operasional terminal Bandara Mutiara Sis Al Jufri berlangsung  signifikan. Proses pelayanan penumpang telah dapat berjalan lancar dan aman. Counter check-in berfungsi normal. Belt conveyor bagasi juga berfungsi normal. Beberapa fasilitas lain seperti FIDS, ruang tunggu di lantai 1, dan fasilitas umum seperti musholah dan toilet telah norma. Sementara itu, pihak pengelola bandara masih melakukan pembersihan dan identifikasi ruang tunggu keberangkatan di lantai 2 terminal bandara. Di sisi lain, kegiatan pelayanan ground handling juga telah berjalan normal. Ketersediaan peralatan & personel dilaporkan cukup memadai untuk melayani penerbangan saat ini.

Sementara itu progress perbaikan sisi udara juga terus dilakukan dengan maksimal. Runway 33 yang mengalami patah pada ujungnya, kembali mengalami kerusakan akibat terjadinya gempa susulan kemarin. Untuk itu, jelas Pramintohadi, saat ini telah dilakukan kajian geoteknik untuk menentukan langkah penanganan perbaikan.

Di ujung runway 15, kerusakan sepanjang 250 meter berupa penurunan permukaan tanah dan retakan memanjang juga sedang dalam proses perbaikan.  Perbaikan yang dilakukan adalah rekonstruksi perkerasan dengan pengecoran beton K 350 vol ± 173 m³, serta dilakukan injeksi grouting pada bagian yang retak sepanjang kurang lebih 40m. Perbaikan ditargetkan selesai pada 11 Oktober 2018 sehingga efektif panjang runway yang dapat dioperasikan menjadi 2.250 x 45m, dari pajang sebelumnya yang 2.500 meter.

Disampaikan pula bahwa kondisi Taxiway A & B berfungsi normal, apron juga berfungsi normal. Sementara kondisi  operasional peralatan navigasi penerbangan, ATC Mobile Tower telah berfungsi penuh dengan jumlah petugas ATC yang bertugas di Mobile Tower sebanyak 24 orang.