Dirut Garuda Bangga dengan Penghargaan “Most Improved Airlines”



Maskapai nasional Garuda Indonesia raih penghargaan “Most Improved Airlines” atau maskapai terbaik segi pengembangan layanan tahun 2017 dari airlineratings.com – sebuah situs pemeringkat maskapai global berbasis di Australia.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan maskapai pelat merah tersebut dalam melakukan perubahan yang secara signifikan pada setiap aspek pengembangan bisnisnya selama lima tahun terakhir untuk meningkatkan kinerja operasional, layanan, serta fiskal.

Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo merasa bangga atas pengakuan yang diberikan airlineratings.com tersebut mengingat bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan dunia internasional terhadap keberhasilan Garuda Indonesia dalam mentransformasi perusahaan secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh manajemen dan karyawan Garuda Indonesia dan tentunya akan menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja Garuda Indonesia” kata Arif.

Selain menganugerahkan gelar sebagai “The World’s Most Improved Airline”, airlineratings.com  juga mengapresiasi langkah strategis Garuda Indonesia dalam program peremajaan armada yang berkelanjutan dan keberhasilan dalam memenuhi standar keamanan dan keselamatan untuk terbang ke Eropa dan Amerika Serikat.

“Sejalan dengan diraihnya pengahargaan tersebut, Garuda Indonesia akan terus melakukan pengembangan strategi bisnis, perluasan jaringan penerbangan serta inovasi layanan untuk terus memberikan layanan terbaik bagi para pengguna jasa, serta membawa nama Indonesia pada kancah dunia” tambah Arif.

Hingga saat ini, Garuda Indonesia Group mengoperasikan sebanyak 194 pesawat terdiri dari sepuluh pesawat Boeing 777-300ER, 25 pesawat Airbus A330-200/300, dua pesawat Boeing 747-400, 76 pesawat Boeing 737-800NG, 18 pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen, dan 15 pesawat ATR72-600 (total 146 pesawat Garuda Indonesia), dan 40 pesawat Airbus A320 dan 8 pesawat Boeing 737-300/500 (total 48 pesawat Citilink), dengan rata-rata usia pesawat sebesar 4,6 tahun.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indo-Aviation.com