Dirjen Perhubungan Udara: Penganiaya Petugas AirNav Harus Diproses Hukum



Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso dengan tegas menyatakan bahwa penganiayaan terhadap petugas penerbangan yang sedang melaksanakan tugas tidak dibenarkan. Dan dengan demikian, pelakunya harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pernyataan tegas Agus tersebut menanggapi kejadian pemukulan karyawan operasional Airnav atas nama Hardianto oleh pengawal Bupati Nabire di Bandara Nabire, Papua pada Selasa (16/5) lalu.

“Penganiayaan pemukulan tersebut tidak bisa ditolerir karena sudah termasuk tindak kriminal. Apalagi saat itu petugas Airnav sedang melaksanakan tugas terkait dengan keselamatan penerbangan. Untuk itu pelakunya harus diproses secara hukum yang berlaku,” ujar Agus di Jakarta, Rabu (17/5).

Menurut Agus semua pihak yang berkepentingan harus menaati peraturan dalam penerbangan, baik itu terkait keselamatan, keamanan dan bisnis penerbangan. Terkait kejadian ini, aturan yang dimaksud adalah UU No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan dan PP (Peraturan Pemerintah) no 77 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Layanan Navigasi Penerbangan di Indonesia.

“Aturan-aturan penerbangan di Indonesia itu dibuat berdasarkan aturan Internasional yang sudah dilakukan penelitian secara detil dan menyeluruh oleh pihak-pihak yang berkompeten. Jika dilanggar, implikasinya besar dan banyak sekali. Apalagi ini berkaitan dengan navigasi penerbangan. Jika dilanggar bisa menyebabkan kecelakaan dan hilangnya nyawa manusia. Oleh karena itu harus dipatuhi oleh siapapun,” lanjut Agus.

Disamping itu, lanjut Agus, petugas Airnav dan petugas lain di penerbangan tidak mempunyai kepentingan dengan klien (penumpang) sebuah maskapai penerbangan. Sehingga seharusnya tidak ada alasan bagi klien maskapai penerbangan untuk mendatangi dan komplain kepada petugas penerbangan yang sedang bertugas. Klien maskapai penerbangan harus ditangani oleh maskapai tersebut dan tidak boleh dilemparkan tanggungjawabnya kepada petugas penerbangan.

Agus menyatakan saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwajib untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply