Dirjen Perhubungan Udara Minta Minimalisir Runway Incursion



[columns size=”1/2″ last=”false”]


[/columns]

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso memerintahkan pada semua personil penerbangan untuk selalu menaati standart operations procedure dan meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari runway incursion.

“Petugas navigasi dan pilot harus selalu waspada dan menaati SOP pendaratan (landing) dan penerbangan (take off). Keduanya harus selalu bekerjasama dengan baik untuk keselamatan penerbangan,” ujar Agus di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (12/4).

Menurut Agus, petugas navigasi penerbangan dan pilot jangan hanya mengandalkan teknologi. Namun harus digabung dengan pengamatan dan pandangan mata (visual) untuk mendapatkan kondisi yang sebenarnya.

Perintah Dirjen Perhubungan Udara ini terkait dengan terjadinya runway incursion di Bandara Soekarno Hatta pada hari Selasa (11/4) sekitar pukul 09.57 WIB. Runway incursion terjadi antara pesawat Boeing 777 dengan nomor penerbangan GIA981 registrasi PK-GIK yang dioperasikan oleh maskapai Garuda Indonesia dengan pesawat Boeing 737-800 NG dengan registrasi PK-CMR yang dioperasikan oleh Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ072.

“Saya harapkan peristiwa ini menjadi peristiwa yang terakhir dan jangan sampai terjadi lagi di seluruh bandara di Indonesia. Keselamatan dan keamanan penerbangan adalah hal yang utama. Dan saya memohon maaf pada penumpang atas ketidaknyamanan yang dialami,” tambah Agus.

Terhadap kejadian tersebut LPPNPI telah melakukan corrective action, yaitu dengan membebastugaskan sementara personil on duty (supervisor dan controller) guna kelancaran proses investigasi lebih lanjut.

Sementara itu,  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sudah menugaskan personil Navigasi Penerbangan untuk melakukan investigasi Go Around GIA981 terhadap personil JATSC (Jakarta Air Traffic Services Center) yang saat itu bertugas.

Foto: Fikri Izzudin Noor / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply