Di Masa Depan, Garuda Akan Perkuat Penerbangan ke China



Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia sudah menandatangani Letter of Intent (LoI) pembelian sebanyak 30 pesawat Airbus A350 dan 30 pesawat Boeing 787. Saat ini perusahaan plat merah itu sedang menimbang-nimbang mana pesawat berbadan lebar yang cocok untuk rencana ekspansi di masa depan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa Garuda Indonesia di masa depan akan memperkuat rute penerbangan ke China, sehingga membutuhkan banyak pesawat berbadan lebar baru. Namun, Garuda Indonesia masih belum menentukan dengan pasti apakah akan membeli pesawat Airbus A350 atau Boeing 787. “Kalau analisa mendalam, nanti bisa kemungkinan dengan Boeing atau Airbus,” ujarnya.

Menurut Rini, Garuda Indonesia sudah mendapatkan izin terbang menuju 10 kota di China. Sekarang Garuda Indonesia baru terbang menuju tiga kota, yakni Beijing, Shanghai, dan Guangzhou. Hal ini harus dimanfaatkan untuk perkembangan bisnis Garuda Indonesia. Apalagi pasar penerbangan antara Indonesia dan China memiliki peluang yang besar. “Masih belum ada jual beli sama sekali (dengan Airbus atau Boeing). Masih dalam analisa, mengingat Garuda akan mengembangkan usaha ke China. Kita sudah dapat izin terbang ke 10 kota di China,” ungkap Rini.

Rini menambahkan, ekspansi Garuda Indonesia dalam penerbangan ke China juga akan menguntungkan bagi Indonesia karena bisa mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan asing dari Negeri Tirai Bambu tersebut. “Kita mau naikkan pariwisata dari China ke Indonesia. Kita juga dorong Garuda Indonesia punya lebih banyak penerbangan langsung ke China,” katanya.

Foto: Yulianus Liteni/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply