Mengintip Delapan Fakta Dunia Penerbangan



Foto: Pixabay
Foto: Pixabay

Dunia penerbangan sudah unik dari sananya. Penerbangan terjadi karena sebuah benda yang lebih berat dari udara dapat melayang, yang rupanya karena udara itu sendiri. Nah sejak itulah ada sejumlah fakta unik lain yang muncul di dunia penerbangan. Berikut delapan fakta dunia penerbangan itu:

  1. Paul Tizzard, co founder Virgin Atlantic’s Flying without Fear programme, mengemukakan antara 1 dari 3 atau 1 dari 5 orang rupanya takut terbang. Rasa takut terbang mereka bukan sekadar takut akan penerbangan, namun juga dipengaruhi oleh rasa ketakutan lainnya. Mereka itu takut terbang antara lain juga karena takut ketinggian, takut berada di ruang sempit, takut mati, yang ujung-ujungnya jadi takut terbang.
  2. Di dunia ini ada sekitar 200.000 penerbangan per hari. Walau jumlah pastinya masih  diperdebatkan, sumber lain menyebut setiap hari hanya ada sekitar 100.000 penerbangan dari lebih 9.000 bandara di seluruh dunia. Setiap hari ada sekitar 8.000 – 13.000 pesawat mengangkasa.
  3. Penelitian mengatakan, fase tiga menit setelah tinggal landas dan 8 menit sebelum mendarat merupakan fase kritis dalam penerbangan. Sebanyak 80% kecelakaan pesawat terbang terjadi pada fase itu.
  4. MAYDAY berasal dari bahasa Perancis “m’aidez” yang berarti “help me” atau “tolong saya”.
  5. Salah satu kecelakaan pesawat terbesar di darat terjadi pada 27 Maret 1977 di Pulau Tenerife, Kepulauan Canary.  Boeing 747 KLM bertabrakan dengan 747 PanAm saat  tinggal landas. Lebih dari 500 orang tewas dalam kemalangan itu.
  6. Rupanya jika terjadi kerusakan pada sistem tekanan udara di kabin pesawat, masker yang turun dari langit-langit pesawat hanya menyalurkan oksigen selama 15 menit saja. Setelah itu, oksigen habis. Inilah alasan mengapa ketika terjadi kerusakan pada sistem tekanan udara di kabin pesawat pilot harus segera menurunkan ketinggian terbangnya minimal hingga 10.000 kaki.
  7. Tahukah Anda bahwa pesawat juga merupakan salah satu media penyeberan penyakit. Sebuah studi menyebutkan, elemen pesawat seperti meja lipat, kepala seat belt, panel ace di atas kepala, panel lavatory, dan sandaran kepala merupakan tempat-tempat berkumpulnya mikro organisme penyakit.
  8. Selama penerbangan, penumpang bisa kehilangan  cairan tubuh setara dua gelas air selama satu jam penerbangan. Perbanyaklah minum setelah turun dari pesawat.

Foto: Pixabay

Be the first to comment

Leave a Reply