Dampak Kebijakan Trump, Emirates Kurangi Kapasitas



[columns size=”1/2″ last=”false”]


[/columns]

Maskapai penerbangan Emirates dilaporkan akan mengurangi kapasitasnya ke lima destinasinya di Amerika Serikat. Selain melemahnya permintaan, juga karena pembatasan terkait perjalanan yang diluncurkan oleh Pemerintah AS.

Seperti yang dilansir oleh FlightGlobal, Rabu (19/4), maskapai yang berbasis di Dubai ini akan mengurangi penerbangannya ke Boston, Fort Lauderdale, Los Angeles, Orlando dan Seattle, kata juru bicara maskapai.

Dari tanggal 1 Mei dan 23 Mei, Emirates akan memotong frekuensi penerbangan ke Fort Lauderdale dan Orlando menjadi lima kali seminggu, dari yang sebelumnya dilayani setiap hari. Kemudian, pada tanggal 1 dan 2 Juni, layanan menuju Seattle dan Boston dibagi menjadi satu kali setiap hari. Pada 1 Juli, Emirates juga akan mengurangi penerbangan ke Los Angeles dari dua kali sehari menjadi sekali sehari.

“Ini adalah keputusan komersial untuk menanggapi permintaan perjalanan yang melemah ke AS,” kata juru bicara Emirates.

“Tindakan baru-baru ini yang dilakukan pemerintah AS terkait dengan penerbitan visa masuk, pemeriksaan keamanan yang meningkat, dan pembatasan perangkat elektronik di kabin pesawat terbang, telah berdampak langsung pada minat konsumen dan permintaan untuk perjalanan udara ke AS,” tambah juru bicara maskapai.

Pada awal tahun ini, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membatasi perjalanan warga negara dari 7 negara berpenduduk mayoritas Muslim ke AS. Perintah tersebut kemudian diblokir oleh pengadilan AS. Pada bulan Mei, pemerintahan Trump juga mengumumkan pelarangan perangkat elektronik berukuran besar ke dalam barang bawaan pada penerbangan dari 10 bandara di AS, termasuk hub Emirates di Dubai.

“Selama tiga bulan terakhir, kami melihat kemunduran yang signifikan dalam profil pemesanan di semua rute AS, di semua segmen perjalanan,” kata juru bicara maskapai Emirates sambil menambahkan bahwa pihak maskapai akan mengembalikan dan melanjutkan penerbangan ke AS jika pertumbuhannya layak.

Emirates melayani 12 destinasi di AS, dan merupakan maskapai satu-satunya yang beroperasi tanpa henti antara Dubai dan AS. Emirates mengoperasikan sebagian besar Boeing 777 di lima rute yang dikurangi kapasitasnya, kecuali Los Angeles di mana nantinya akan mempertahankan penerbangan dengan Airbus A380 sekali sehari.

Foto: Joe Roland S. Bokau / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply