Citilink Indonesia Rugi Rp 25 Miliar Akibat Kabut Asap



Kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia telah mengganggu operasional penerbangan. Sejumlah maskapai penerbangan terpaksa membatalkan penerbangan ke sejumlah bandara karena jarak pandang yang minim, tidak terkecuali maskapai penerbangan berbiaya rendah Citilink Indonesia.

Direktur Komersial Citilink Indonesia Hans Nugroho mengatakan bahwa pembatalan penerbangan perlu dilakukan lantaran perusahaan peduli dengan keamanan dan keselamatan penerbangan. Adanya kabut asap membuat jarak pandang pilot menjadi terbatas. Jika perusahaan memaksa terbang, malah akan berbahaya bagi keselamatan penumpang.

“Kabut asap yang cukup tebal di beberapa provinsi di Indonesia membuat kami harus melakukan pembatalan penerbangan hingga beberapa hari. Kami selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang, sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak seharusnya untuk terbang, maka Citilink tidak akan mengambil risiko tersebut,” ujar Hans.

Menurut Hans, sejak terjadi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang memicu bencana kabut asap, Citilink Indonesia telah mengalami kerugian sekitar Rp 25 miliar. Kerugian itu berasal dari pengembalian uang tiket penumpang, biaya parkir pesawat yang cukup lama saat tidak beroperasi, serta pembayaran hotel kru dan penumpang.

Foto: Leonardo Kosasih/PhotoV2.com for Indo-Aviation.comĀ 

Be the first to comment

Leave a Reply