Citilink Indonesia Cetak Laba Bersih USD 9,96 Juta



Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia berhasil mencetak laba bersih sebesar USD 9,96 Juta atau setara dengan 129,48 miliar Rupiah pada bulan Juli – September atau Kuartal ke-III Tahun 2016, jumlah tersebut naik 125 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2015.

President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan menyebut, dalam periode ini Citilink juga berhasil memperoleh laba operasional sebesar 16,03 juta atau setara dengan 208,39 miliar rupiah (kurs Rp 13.000 per dolar AS).

“Citilink mencatatkan kinerja yang sangat baik pada periode kuartal ke-III tahun ini, Citilink mampu meningkatkan performanya jauh lebih baik hingga kenaikannya mencapai 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata dia.

Menurut Albert, pencapaian yang diraih maskapainya tidak terlepas dari berbagai strategi yang telah diterapkan secara konsisten dan proporsional sejak awal tahun di seluruh lini pekerjaan baik operasional, komersial, pelayanan, IT serta cost control yang dilakukan setiap saat.

Pada kuartal-III 2016 Citilink juga membukukan total pendapatan sebesar USD 155,7 juta atau naik 20,1 persen dari USD 129,7 juta pada kuartal-III 2015.

“Pertumbuhan positif juga ditunjukkan dari jumlah penumpang yang berhasil diterbangkan Citilink sepanjang kuartal-III 2016 sebanyak 3,06 juta penumpang, meningkat 21,4 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebanyak 2,52 juta penumpang. Pertumbuhan penumpang Citilink sebesar 21,4 persen ini lebih tinggi dari pertumbuhan penumpang domestik yaitu 17,8 persen,” kata dia.

Frekuensi penerbangan Citilink Indonesia juga menunjukkan peningkatan sebesar 21,5 persen dari 17.113 penerbangan pada kuartal-III 2015 menjadi 20.791 penerbangan pada periode yang sama tahun ini. Sementara itu rata-rata tingkat keterisian kursi (Seat Load Factor – SLF) penerbangan Citilink pada periode ini adalah sebesar 82,3 persen.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indo-Aviation.com