Citilink Cermati Eskalasi Erupsi Gunung Agung



Gunung Semeru dari kabin pesawat A320 Citilink Indonesia. Foto: RMS.

Manajemen Maskapai Berbiaya Murah (LCC) Citilink Indonesia terus memantau perkembangan eskalasi erupsi Gunung Agung di Bali, yang mulai menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik sejak Rabu lalu (20 September 2017). Sejumlah langkah antisipasi juga telah disiapkan, termasuk mengingatkan para pilot dan awak kabin yang bertugas dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, Bali.

“Saat ini manajemen Citilink Indonesia terus mencermati, bahkan kami juga meningkatkan level koordinasi dengan berbagai pihak seperti Angkasa Pura I, Otoritas Bandara setempat, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) serta aparat keamanan lainnya,” kata Vice President Corporate Communications Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar di Jakarta, 26 September 2017. Langkah ini dilakukan karena  pemerintah telah meningkatkan status erupsi Gunung Agung di Bali dari status Siaga menjadi level Awas pada pekan lalu, dan  Kementerian Perhubungan perlu mewaspadai aktivitas transportasi udara dari dan menuju Bali.

“Seluruh penerbangan dari dan menuju Bali sudah diminta waspada. Para pilot dan kantor cabang Citilink yang berada di sekitar Bali juga bersiaga. Jika situasinya betul-betul memburuk maka manajemen segera menerapkan prosedur darurat (ERP – emergency response plan). Kalau perlu Citilink Indonesia akan melakukan pengalihan bahkan pembatalan penerbangan demi keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Benny.

Berdasarkan pantauan dari lapangan, dilaporkan bahwa sejauh ini keadaan di sekitar Gunung Agung masih aman, namun diperlukan kewaspadaan untuk memonitor perkembangan terkini serta melaporkan kepada pilot mengenai adanya bau maupun penampakan abu vulkanik. Langkah memonitor aktivitas vulkanik Gunung Agung juga dilaporkan setiap jam sebagai antisipasi selanjutnya.

Be the first to comment

Leave a Reply