Citilink Batalkan Angkut Penumpang dari Medan



Airbus A320 Citilink Indonesia. Foto: Joe Roland S. Bokau.

Maskapai berbiaya murah, Citilink Indonesia, batal menerbangkan dua orang penumpang  dari Kalanamu Medan, pagi tadi, 4 September 2017, akibat cekcok antara kedua penumpang itu dan awak kabin. VP Citilink Indonesia Benny S Butarbutar di Jakarta menjelaskan bahwa insiden penurunan penumpang itu telah sesuai dengan prosedur penerbangan yang berlaku.

Benny menjelaskan,  insiden tersebut terjadi pada penerbangan QG 837 rute Kualanmu (Medan) – Cengkareng, Tangerang,  Senin pukul 09.40 WIB. Akibat kejadian itu, jadwal keberangkatan pesawat pun mundur sekitar satu jam.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, penurunan penumpang terjadi saat proses boarding ke dalam pesawat. Insiden berawal dari cekcok mulut antara penumpang pria yang duduk di barisan kursi depan dengan pramugari Citilink Indonesia terkait barang bawaan penumpang yang diketahui melebihi ketentuan penerbangan. Tidak terima atas pemberitahuan dari awak kabin, penumpang tersebut tiba-tiba saja mendorong pramugari,” kata Benny S Butarbutar.

Benny menjelaskan, merasa mendapat perlakukan tidak semestinya, pramugari Citilink Indonesia segera melaporkan kepada kapten pilot yang kemudian segera mengambil tindakan sesuai prosedur operasi standar (SOP) dengan menurunkan penumpang tersebut agar penerbangan dapat segera dilanjutkan, mengingat para penumpang lainnya meminta untuk segera terbang.

“Kebijakan menurunkan penumpang memang sudah semestinya jika kapten pilot menilai ada hal yang dapat menganggu jalannya penerbangan. Sedangkan penumpang yang bersangkutan awalnya tidak mau diturunkan, namun akhirnya tetap bisa diturunkan,” katanya.

Didampingi aparat keamanan penerbangan setempat (Avsec), petugas keamanan Gapura serta staf Citilink Indonesia, kedua penumpang yang duduk di kursi 1E dan 1F itu kemudian turun dari pesawat bersama barang bawaannya dan kapten pilot segera memulai proses penerbangan selanjutnya.

Penerbangan QG 837 yang mengangkut 147 penumpang itu seharusnya berangkat pukul 09.25 WIB, namun akhirnya baru terbang pada pukul 10.30 WIB dan mendarat dengan aman di Bandara Soekarno – Hatta, Cengkareng, pada pukul 12.47 WIB.

Be the first to comment

Leave a Reply