Cerita di Balik Penerbangan Internasional Terpendek Di Dunia



Penerbangan super cepat antara Jerman dan Swiss menjadi berita utama tahun lalu sebagai penerbangan internasional terpendek di dunia.

[columns size=”1/2″ last=”false”]


[/columns]

Penerbangan terpendek ini dioperasikan oleh maskapai asal Austria, People’s Viennaline. Layanan penerbangan dari bandara St. Gallen Altenrhein di Swiss menuju kota pesisi Jerman Friedrichshafen hanya berjarak 20 kilometer saja.

Namun, setelah diluncurkan pada November lalu, mulai tampak bahwa penerbangan yang luar biasa ini akan dicoret.

Seperti yang dilansir oleh News.com.au, Jumat (7/4), Chief Executive Bandara Friedrichshafen, Claus-Dieter Wehr mengatakan maskapai People’s Viennaline akan meninggalkan rute ini pada 14 April karena permintaan yang rendah. Keputusan ini juga akibat kecaman dari aktivis lingkungan, yang mengkritisi penerbangan mini ini sebagai penyebab “polusi yang tidak perlu”.

Penerbangan ini pada awalnya diluncurkan untuk menghubungkan wisatawan ke bandara yang lebih besar di Cologne, Jerman.

Selain People’s Viennaliner, tercatat penerbangan maskapai Loganair membawa penumpang antara dua desa di utara Kepulauan Orkney di Skotlandia, yang disebut Westray dan Papa Westray. Desa-desa ini hanya terpisah sejauh 2,5 kilometer. Yang lebih luar biasa adalah dalam kondisi cuaca yang ideal, penerbangan ini mampu ditempuh selama 47 detik.

Foto: News.com.au

Be the first to comment

Leave a Reply