Cardig Air Ekspansi Penerbangan Kargo ke Tiongkok



Foto: Cardig Air.

Masih belum berkembangnya angkutan khusus kargo udara nasional dengan pesawat freighter (khusus kargo) merupakan tantangan yang harus terus dijajaki. Ini yang menjadi tekad Cardig Air, maskapai air cargo nasional, untuk melakukan ekspansi ke berbagai destinasi di kawasan regional.

“Kami sudah terbang ke Shenzen di China mulai Februari lalu. Rutenya Jakarta-Saigon-Shenzen. Responsnya cukup menggembirakan,” ujar Boyke Soebroto, CEO PT Cardig Air, di sela-sela acara penyambutan penerbangan perdana AirAsia Indonesia rute Jakarta-Macau di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (7/8/2017).

Penerbangan kargo dengan pesawat Boeing 737-300F (freighter) berkapasitas 14-16 ton ke Shenzen untuk barang-barang impor, kata Boyke, cukup bagus. Namun untuk barang-barang ekspor masih sedikit. “Ini yang mestinya kita genjot lagi untuk ditingkatkan,” ungkapnya.

Menurut Boyke, barang-barang elektronik dan komponen-komponen komputer serta suku cadang merupakan komoditas impor yang potensinya besar. Sementara untuk ekspor, kita masih harus mengkaji lebih dalam lagi, apa yang bisa menjadi komoditas andalan dan dibutuhkan negara-negara di kawasan regional itu.

Bagi maskapai penerbangan kargo, terbukanya kesempatan untuk melebarkan ekspansinya itu menjadi peluang yang menjanjikan. “Flight hours pesawat kami menjadi lebih efektif dengan 210 jam per bulan. Ditambah cost dan margin tertutupi, penerbangan ini bisa terus berjalan,” tutur Boyke. Karena itu, Cardig Air akan merambah rute lain dalam tahun ini, yakni Jakarta-Chengdu via Bangkok dan Jakarta-Guangzhou via Manila.

Be the first to comment

Leave a Reply