Cabin Crew British Airways Mogok Kerja Enam Hari



Awak Kabin British Airways. Foto: British Airways
Awak Kabin British Airways. Foto: British Airways

Cabin Crew British Airways dikabarkan tengah melakukan aksi mogok selama enam hari sejak  minggu 5 Februari 2017. The Guardian menuliskan aksi mogok kerja itu dilakukan dengan alasan gaji awak kabin yang rendah. Selama dua hari pemogokan, sebanyak 68 penerbangan British Airways telah dibatalkan.

British Airways (BA) sendiri kabarnya telah mengantisipasi pemogokan 2.900 karyawannya dengan sejumlah ancaman. BA, seperti diberitakan The Guardian, akan memberi sanksi berat kepada karyawan yang mogok, antara lain dengan membekukan pencairan bonus dua tahunan dan meniadakan diskon tiket bagi mereka pada tahun depan.

Menjelaskan duduk masalah, BA mengatakan, bahwa awak kabin selama ini menerima gaji minimal sebanyak 12.000 Poundsterling. Namun, rata-rata mereka bisa mengantong hinga 21.000 Poundsterling setelah ditambah bonus dan uang jam terbang. Perserikatan karyawan sendiri memperkirakan pemogokan itu akan memotong upah mereka sebesar 850 Poundsterling per orang.

Seorang pengurus perserikatan pekerja, Oliver Richardson, mengatakan pada awak kabin yang melakukan pemogokan tetap teguh pada pendirian mereka. “Daripada sekadar mengeluarkan ancaman dan menyia-nyiakan uang untuk mencarter pesawat selama pemogokan, Britis Airways perlu mulai menghitung nilai setiap karyawan yang telah menyumbangkan milyaran pound bagi keuntungan maskapai penerbangan,” demikian kata  Oliver Richardson.

British Airways sendiri kabarnya terus melakukan negosiasi dengan serikat pekerjanya. Mogok kerja awak kabin sendiri berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama tanggal 5-7 Februari. Dan tahap kedua 9-11 Februari.

Foto: British Airways.

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply