BP Batam Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Perluas Apron Hang Nadim



Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku pengelola Bandara Hang Nadim Batam menganggarkan dana sebesar Rp 100 miliar untuk perluasan area parkir pesawat atau apron yang ada di bandara tersebut. Langkah perluasan apron itu dilakukan lantaran apron yang ada sekarang sudah tidak mampu menampung pesawat yang hilir mudik di Bandara Hang Nadim. Rencananya pembangunan itu dimulai pada 2016.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam Istono mengatakan bahwa apron Bandara Hang Nadim sekarang hanya mampu menampung 15 pesawat sekelas Boeing 737. Jika terdapat pesawat yang lebih besar seperti Boeing 747, kapasitasnya hanya sekitar 12 pesawat. “Kalau kita mau terus investasi, maka harus diseimbangkan dengan infrastruktur. Apron ini memang sudah dari dulu direncanakan untuk dikabarkan. Anggarannya Rp 100 miliar,” katanya.

Menurutnya, dengan ditambahnya luas apron di Bandara Hang Nadim, maka bisa menampung tambahan sebanyak delapan pesawat sekelas Boeing 737. “Jadi yang akan kita lebarkan ini mampu menampung delapan pesawat di samping kapasitas apron yang ada sekarang,” tutur Istono.

Sementara itu, Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono menuturkan, perluasan apron sudah sangat mendesak bagi Bandara Hang Nadim. Saat ini kapasitas apron di Bandara Hang Nadim sudah sangat terbatas. Hal itu terlihat ketika bencana kabut asap melanda sejumlah wilayah di Sumatera, membuat banyak pesawat mengalihkan pendaratan di Bandara Hang Nadim, sehingga tak mampu menampung banyak pesawat. “Di situ kelihatan jelas bahwa kita sangat butuh pelebaran apron. Banyak pesawat yang mendarat di Hang Nadim. Kita akan terus mendukung dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata dia.

Foto: Maherda Ekananda/PhotoV2.com for Indo-Aviation.comĀ 

Be the first to comment

Leave a Reply