Boeing Lanjutkan Uji Penerbangan 737 MAX



737Max; Boeing, Seattle, Renton, 737MAX First Flight, Airplane 1A001; K66500-04; Air to Air

Setelah pengujian penerbangannya ditangguhkan, beberapa pesawat narrowbody terbaru buatan Boeing, 737 MAX kembali melanjutkan pengujian terbang dan kembali mengudara, pabrikan pesawat mengkonfirmasi.

Puget Sound Business Journal melansir pada Jumat (12/5), kembalinya beberapa pesawat — meskipun tidak semuanya — adalah kabar baik bagi pabrikan pesawat dan pelanggan 737 MAX di seluruh dunia, banyak di antaranya untuk mendapatkan pesawat dengan penjualan tercepat dan hemat bahan bakar ini.

Pabrikan yang berbasis di Chicago mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa uji coba penerbangan pada Jumat siang yang melibatkan pesawat terbang yang tidak memiliki masalah di bagian disc pada mesin-mesinnya. Juru bicara Boeing Commercial Airplanes, Paul Bergman mengatakan, Federal Aviation Administration (FAA) setuju bahwa perusahaan dapat memulai kembali usaha uji terbangnya.

“Hari ini kami memulai kembali beberapa kegiatan penerbangan MAX. Agen regulator mendukung tindakan ini,” kata Bergman. “Kami berencana untuk memulai pengiriman 737 MAX di bulan Mei,” tambahnya.

Semua mesin pada 737 MAX dibuat oleh CFM, perusahaan patungan antara General Electric Aviation dan perusahaan penerbangan Perancis, Safran.

Uji terbang pada pesawat Boeing sendiri melibatkan ribuan jam di udara tidak mendeteksi adanya masalah dengan mesin CFM LEAP-1B, namun produsen mesin memberikan kekhawatiran tentang masalah kualitas potensial dengan tempaan sebagian dari turbine blade discs pada mesin tersebut. Perusahaan mengatakan, masalah tersebut mempengaruhi bagian dari salah satu di antara tiga pemasok disc-nya sendiri.

Foto: Boeing

Be the first to comment

Leave a Reply