Boeing Akan Kurangi Jumlah Karyawan



Pabrikan pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, memperingatkan karyawannya pada Senin (17/4), bahwa perusahaan akan merencanakan pemutusah hubungan kerja (PHK) yang tidak disengaja, yang akan mempengaruhi ratusan insinyur di unit pesawat komersialnya.

Reuters melansir pada Selasa (18/4), PHK terakhir menyusul pengurangan pekerja paksa secara tidak disengaja terhadap 245 pekerja yang ditetapkan pada 19 Mei, karena perusahaan merespon meningkatnya persaingan dan melambatnya penjualan pesawat.

PHK tambahan tersebut akan dimulai pada 23 Juni, menurut memo dari John Hamilton, Vice President of Engineering di Boeing Commercial Airplanes.

“Kami bergerak maju dengan fase kedua pemecatan paksa untuk beberapa keterampilan terpilih di negara bagian Washington dan lokasi perusahaan lain,” bunyi memo tersebut.

“Kami mengantisipasi hal ini akan berdampak pada ratusan karyawan teknik. Pengurangan tambahan dalam engineering tahun ini akan didorong oleh lingkungan bisnis kita dan sejumlah gejolak sukarela,” tambah memo tersebut.

Unit pesawat Boeing menyingkirkan beberapa insinyur melalui pengurangan sukarela yang diumumkan pada Januari dan Maret.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan mengatakan PHK tambahan akan mencakup manajer dan eksekutif yang dicapai melalui kombinasi dari gesekan, PHK sukarela dan beberapa kasus pemecatan paksa.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply