Besok, Garuda Indonesia Mulai Terbangi Rute Surabaya-Yogyakarta



Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mulai besok, Rabu (30/12/2015), membuka rute penerbangan yang menghubungkan antara Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Penerbangan ini dioperasikan oleh sub-brand Explore sebanyak satu kali dalam sehari menggunakan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 70 kursi kelas ekonomi. “Pesawat yang kami gunakan adalah jenis ATR 72-600 ‘Explore’ berkapasitas 70 orang,” ungkap Vice President Domestic Region 3 (Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara) Garuda Indonesia Flora Izza.

Flora mengatakan, Garuda Indonesia saat ini memiliki 11 pesawat ATR 72-600. Pada tahun depan perusahaan penerbangan plat merah ini akan kembali kedatangan sembilan pesawat dengan jenis yang sama. Pesawat ATR 72-600 diklaim memiliki teknologi yang modern, hemat bahan bakar, dan biaya operasionalnya rendah. “Efisiensi bahan bakar pesawat ini sangat mengurangi dampak pencemaran lingkungan secara signifikan,” katanya.

Menurut Flora, ATR 72-600 merupakan pesawat baling-baling terbaik di kelasnya dan cocok untuk melayani rute-rute penerbangan jarak pendek serta rute-rute penerbangan yang bandaranya memiliki keterbatasan dalam hal panjang landasan pacu. “Yang pasti, layanan kami tetap full service, karena kami bukan low-cost carrier,” ungkap Flora.

Flora menambahkan, pembukaan rute penerbangan Surabaya-Yogyakarta merupakan wujud komitmen Garuda Indonesia dalam mengembangkan konektivitas antar kota di Pulau Jawa. Pembukaan rute penerbangan ini juga tidak lepas dari tingginya permintaan penumpang penerbangan pada rute Surabaya-Yogyakarta. “Karena banyak juga masyarakat Surabaya yang ke Yogyakarta untuk berwisata. Sebaliknya, masyarakat Yogyakarta yang ke Surabaya (juga banyak) untuk melakukan perjalanan bisnis,” ujar dia.

Meskipun bukan maskapai penerbangan satu-satunya dan yang pertama mengoperasikan rute penerbangan Surabaya-Yogyakarta, namun langkah Garuda Indonesia ini akan memberikan alternatif tambahan kepada penumpang ketika melakukan perjalanan dari Surabaya ke Yogyakarta dan Sebaliknya. Pada rute penerbangan ini Garuda Indonesia harus bersaing dengan maskapai penerbangan lain seperti Wings Air dan Sriwijaya Air. “Sekaligus kami membuka potensi wisata di Surabaya, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya yang terhubung, terutama di wilayah Indonesia Timur,” kata Flora.

Untuk tahap awal, Garuda Indonesia mengoperasikan rtue penerbangan Surabaya-Yogyakarta sebanyak satu kali sehari. Namun, tidak menutup kemungkinan frekuensi penerbangan akan ditambah jika memang permintaan penumpang cukup tinggi. Tiket penerbangan ini pun dipatok dengan harga mulai dari Rp 600.000 per penumpang sekali jalan. “Kami lihat progresnya dulu. Setelah itu kami akan putuskan penambahan jadwal penerbangan,” imbuhnya.

Foto: ATR

Be the first to comment

Leave a Reply