Berbagai Kendala untuk Evakuasi Pesawat Kalstar Aviation



Bangkai pesawat Kalstar Aviation yang tergelincir di Bandara El Tari Kupang hingga kini masih belum dievakuasi karena sejumlah kendala. Pada dasarnya, proses evakuasi pesawat Embraer E195 itu sudah dimulai sejak kemarin (23/12/2015) sore, tapi belum membuahkan hasil. “Kemarin sore sudah mulai dilakukan evakuasi, tetapi hanya bisa bergeser beberapa meter dari area tergelincirnya, karena lokasinya berlumpur,” kata Humas Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Ayub Kase.

Ayub menjelaskan, dalam proses evakuasi ini Angkasa Pura I menerjunkan sejumlah personel dengan dibantu oleh TNI Angkatan Udara, Otoritas Bandara El Tari, pihak Kalstar Aviation, dan sejumlah personel dari Badan SAR Kantor Klas B Kupang. Kesulitan yang dihadapi saat dilakukan evakuasi tersebut dikarenakan hujan yang mengguyur daerah tersebut, sehingga mengakibatkan lumpur dan lincin. “Kondisi cuaca yang hujan inilah yang menghambat kami untuk melakukan evakuasi. Kemarin kebetulan tidak hujan deras, jadi sorenya kita bisa evakuasi walaupun tidak terlalu bergeser terlalu jauh,” ujarnya.

Menurut Ayub, peralatan untuk mengevakuasi bangkai pesawat di Kupang sangat terbatas, sehingga kondisi ini sangat menyulitkan. “Kita hanya punya eksavator, serta balon gas yang digunakan untuk mengangkat badan pesawat, sisanya kita masih kekurangan,” ujarnya, sembari menambahkan bahwa pada hari ini, Kamis (24/12/2015), pengelola bandara akan kembali melakukan proses evakuasi dan berharap cuaca bersahabat dengan tidak turun hujan.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply