Bell 429: Helikopter VIP yang Super Aduhai



Joy Flight Bell 429 di Jakarta. Foto: Reni Rohmawati.

Bell 429 sebetulnya tidak terlalu asing bagi masyarakat penerbangan di negeri kita, Indonesia. Di negeri ini, populasi helikopter buatan Bell 429 sudah mencapai sekitar 10 buah, antara lain dioperasikan oleh PT White Sky Aviation yang menoperasikannya sebanyak dua buah. Bell sendiri merasa yakin bahwa pasar untuk seri 429 ini masih terbuka lebar, baik di Indonesia maupun negeri-negeri di Asia. Keyakinan itu pun ditunjukkan melalui demo tour Bell 429 ke Jakarta, 25 September 2017.

Saat demo tour Bell 429 di Jakarta, saya sempat hadir, melihat langsung helikopter itu, dan ikut merasakan terbang di dalamnya. Dipiloti Will Smith yang pernah bertugas di US Army (Angkatan Darat Amerika Serikat) saya dibawa terbang mengitari wilayah udara sekitar Jakarta, Cibubur, Sentul Bogor, dan kembali lagi mendarat di Halim Perdanakusuma Jakarta. Walau udara di sekitar kawasan itu tidak begitu cerah, terlebih di sekitar Sentul, Will Smith dapat menerbangkan saya dengan aman dan nyaman.

Helikopter yang ditenagai dua mesin Pratt&Whitney PW207D1 tetap dapat melaju tenang dan aman antara lain karena telah dilengkapi dengan peralatan super canggih. Dapat mengangkut empat penumpang VIP (Very Important Person), Bell 429 telah dilengkapi dengan Flight Manual Supplement, Helicopter Terrain Awareness Warning System (HTAWS), Cocpit Voice Recorder/Flight Data Recorder (CVR/FDR), Flashing Forward Light dan Radar Alimeter, yang kesemuanya merupakan perlengkapan standar.

Kokpit helikopter yang dirancang abad 21 ini pun telah mengunakan glass cockpit yang terintergrasi, atau yang biasa disebut dengan fully-integrated glass flight deck. Sedangkan untuk airframe atau rangkanya sudah menggunakan bahan campuran komposit dan alloy. Bahan ini kata Leigh Ann, Business Devolpment Manager, sangat kuat dan ringan. Campuran komposit dan alloy sebelumnya hanya digunakan untuk kepentingan militer. Dan kini telah menjadi bahan standar untuk helikopter Bell 429.

Dengan segala kelengkapan yang dimilikinya, Bell 429 dapat dikatakan sebagai helikopter angkut VIP yang super canggih. Jika kita membandingkannya dengan pesaing sekelasnya dari dartan Eropa yaitu Eurocopter EC 135 dari segi kecepatan memang masih lebih unggul karena sang pesaing mematok batas kecepatannya sekitar 137 knot saja. Namun pesaing ini memiliki keunggulan lain yaitu dapat memilih mesin sesuai dengan keinginannya yaitu Turbomeca Arrius 2B atau Pratt&Whitney PW206B.

Dengan kapasitas tangki bahan bakar hingga 821 liter, Bell 429 bisa terbang hingga 3,5 jam atau sejauh 746 km. Kecepatan terbangnya juga terbilang tinggi, bisa mencapai 148 knot. Nah dengan segala kecanggihan teknologinya itu, pantas saja Leigh Ann optimis jika pasar untuk Bell 429 di Indonesia masih terbuka lebar. Dalam demo tournya, Indonesia bahkan merupakan negara pertama di Asia yang dikunjungi Bell 429. Dari Indonesia, Bell akan kembali ke Singapura, dan akan terbang ke sejumlah Asia lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply