Batik Air Diprediksi Angkut 5 Juta Penumpang di Akhir 2015



Maskapai penerbangan full service Batik Air dalam waktu 15 bulan ke depan masih akan fokus berekspansi di rute-rute penerbangan domestik, khususnya dengan membuka rute-rute penerbangan dari Jakarta, baik itu berasal dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng maupun Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Batik Air melihat peluang untuk memperluas jaringan dan memperbesar pangsa pasar penerbangan domestik terlebih dahulu sebelum melangkah lebih lanjut dengan melakukan ekspansi penerbangan internasional. Permintaan penerbangan domestik dari kalangan menengah ke atas memang cukup tinggi, sedangkan permintaan penerbangan internasional sedang melemah akibat depresiasi mata uang rupiah.

Menurut CAPA, Batik Air diperkirakan akan mengangkut sebanyak 5 juta penumpang di penghujung tahun 2015. Angka itu setara dengan 6 persen pangsa pasar penerbangan domestik di Indonesia. Saat ini Batik Air rata-rata mengangkut sebanyak 20.000 penumpang per hari atau setara dengan 8 persen pangsa pasar penerbangan domestik di Indonesia.

Lion Group memang memanfaatkan Batik Air untuk mengambil pasar kelas menengah ke atas, bersaing dengan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia. Garuda Indonesia sendiri diperkirakan akan mengangkut 20 juta penumpang penerbangan domestik di tahun 2015, membuat perusahaan penerbangan plat merah itu mendapatkan pangsa pasar sebesar 24 persen.

Foto: Yulianus Liteni/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply