BARS Akan Perbaharui Audit Keselamatan Penerbangan



Boeing 737 800NG Sriwijaya Air. Sriwijaya Air mengantongi sertifikat BARS tahun 2015. Foto: Joe Roland S. Bokau.

BARS (Basic Aviation Risk Standard) akan memperbaharui kontrak audit keselamatan penerbangan yang dilakukannya. Perubahan ini akan mulai diterapkan BARS sejak awal tahun depan.

Direktur Flight Safety Foundation David Anderson menyatakan bahwa perubahan BARS Tahap 2 akan  berdasarkan pada pendapat dari industri, pertambangan, pertanian, asuransi, dan lembaga bantuan yang mengontrak pesawat terbang dan helikopter, yang menginginkan pemahaman lebih baik tentang bagaimana meningkatkan visibilitas tindakan pengamanan dan keselamatan penerbangan.

Program BARS sendiri diciptakan oleh Flight Safety Foundation bekerja sama dengan beberapa perusahaan pertambangan besar di dunia untuk memberikan cara yang lebih efisien di bidang monitoring, menilai dan menganalisis risiko yang dikaitkan dengan kontrak terkait operator penerbangan. Melalui program baru BARS ini,  industri, auditor dan operator pesawat udara akan mendapatkan manfaat karena perubahan ini akan memberikan ruang gerak lebih baik dan lebih besar pada evaluasi, serta audit biaya dan persyaratan.

“Program ini ditetapkan berdasarkan konsultasi dengan para pemegang saham dan penemu program ini untuk kepentingan program ini dan hasilnya lebih dari 480 audit dilakukan pada 160 operator pesawat udara yang berbeda di 31 negara,” ujar Anderson.

Lebih lanjut Anderson mengatakan, bahwa pada awal tahun depan program tahap 2 Program BARS akan menawarkan dua kategori audit yaitu: audit komprehensif (Comprehensive Audits) dan audit inti (Core Audits). Audit komprehensif akan memberikan tigkat pengenalan dan evaluasi yang lebih baik untuk operator pesawat terbang, sementara audit inti memungkinkan operator tetap berada dalam program BARS dengan tingkat komitmen dan biaya yang lebih rendah.

Di Indonesia, BARS antara lain dikantongi oleh maskapai penerbangan Sriwijaya Air pada tahun 2015.

 

Be the first to comment

Leave a Reply