Bandara Pondok Cabe Belum Kantoingi Izin Penerbangan Komersial



Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia berencana memanfaatkan Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan, Banten, untuk melayani penerbangan komersial jarak pendek menuju sejumlah wilayah di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan mulai Maret 2016. Untuk merealisasikan hal tersebut, Garuda Indonesia menggandeng Pertamina selaku pemilik bandara dan Pelita Air Service sebagai pengelola bandara.

Meskipun demikian, Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa Bandara Pondok Cabe belum memiliki izin sebagai bandara komersial. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Kebandarudaraan Kementerian Perhubungan Agus Santoso. Lalu, apa saja persyaratan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan agar sebuah bandara bisa menjadi bandara komersial?

Agus menjelaskan, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh Pertamina agar Bandara Pondok Cabe bisa menjadi bandara komersial adalah memiliki modal yang cukup. “Kalau mau menggunakan untuk rute internasional harus memiliki modal minimal Rp 1 triliun, dan kalau hanya domestik minimal Rp 500 miliar,” terang Agus, sembari menambahkan bahwa modal itu menjadi syarat utama agar operasional bandara bisa berjalan maksimal dan bandara bisa dikembangkan sesuai dengan standar pelayanan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

Menurut Agus, keingan Garuda Indonesia untuk mengoperasikan penerbangan komersial dari Bandara Pondok Cabe baru sebatas rencana. Pihak Kementerian Perhubungan, ungkap dia, belum menerima pengajuan izin pengoperasian Bandara Pondok Cabe secara komersial dari pihak manapun. “Dia (Garuda Indonesia) baru datang ke kita kemarin pagi. Itupun baru konsultasi, belum pengajuan surat atau apa,” kata dia.

Agus menambahkan, agar bisa menjadi bandara komersial, Bandara Pondok Cabe masih perlu dilakukan berbagai perbaikan. Untuk landasan pacu memang sudah cukup mumpuni bagi operasional penerbangan pesawat ATR 72-600 milik Garuda Indonesia. Namun, gedung terminal bandara perlu sedikit perbaikan.

Foto: ATR

Be the first to comment

Leave a Reply