Bandara Lebak Ditolak, Mitra Bisnis Lion Group Rugi Rp 500 Miliar



Kementerian Perhubungan telah menolak proposal yang diajukan oleh Lion Group dalam pembangunan Bandara Lebak, Banten. Alasannya, secara teknis Bandara Lebak akan mengganggu ruang udara bandara di sekitarnya, seperti Bandara Budiarto Curug. Lion Group mengaku tidak mempermasalahkan penolakan pembangunan Bandara Lebak karena belum mengeluarkan dana investasi sama sekali.

Berbeda dengan Lion Group, perusahaan mitra yang digandeng dalam pembangunan Bandara Lebak, PT Maja Raya Indah Semesta, kebakaran jenggot dengan penolakan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Direktur Utama PT Maja Raya Indah Semesta Ishak mengaku sudah membebaskan lahan seluas 1.700 hektar dari total lahan yang diperlukan seluas 2.000 hektar. Total nilai investasi yang sudah dikucurkan oleh PT Maja Raya Indah Semesta sebesar Rp 500 miliar. “Kami dirugikan kalau nggak jadi,” ujarnya.

Selain itu, Maja Raya Indah Semesta juga sudah terlanjur menandatangani komitmen dengan investor asal Perancis dan Malaysia untuk ikut mendanai kebutuhan biaya mulai dari pembangunan Bandara Lebak hingga menyediakan bahan bakar. Bahkan menurut Ishak, investor dari Malaysia malah sudah datang ke Banten bertemu dengan Gubernur Banten Rano Karno. “Sudah ketemu sama Gubernur Banten Pak Rano Karno,” beber Ishak.

Foto: YouTube

Be the first to comment

Leave a Reply